Ratusan Gen Z Menari Jaipongan dalam Tari Ronggeng Sa-Dunya
- 19 Apr 2025 17:28 WIB
- Bandung
KBRN, Sumedang: Sebanyak 282 penari dari 16 sanggar tari di Sumedang, menari Ronggeng dalam Peresmian Musik dan Karya Tari Ronggeng sa-Dunya yang digelar di Gor Tadjimalela, Jumat (18/4/2025).
Bupati Dony Ahmad Munir menyampaikan apresiasi tinggi atas kegiatan yang digagas oleh Forum Jaipongan Sumedang. "Ini merupakan sebuah kegiatan yang sangat kreatif, menyatukan berbagai sanggar untuk menampilkan sebuah karya bersama yang tentunya akan menginapirasi kita semua," ujar Bupati, dalam keterangannya.
Menurutnya, di tengah-tengah budaya asing yang masuk ke Indonesia, namun masyarakat Sumedang sangat antusias melestarikan budaya Sunda, terlebih generasi Z yang hadir dan antusias mengikuti kegiatan ini.
Bupati optimis masyarakat Sumedang bisa mempertahankan, melestarikan dan mengembangkan budayanya. "Untuk itulah kegiatan ini harus betul-betul bisa menjadi titik masuk kita untuk lebih bisa mengembangkan jaipong atau ronggeng," imbuhnya.
Ada beberapa makna yang bisa diambil dari kegiatan tersebut, salah satunya memperkenalkan kembali sejarag Ratu Ratna Inten Dewi Nawang Wulan serta tokoh-tokoh Sumedang masa lampau kepada generasi muda. "Selain itu kegiatan ini merupakan wadah untuk menyatukan ide, gagasan, dan pemikiran para pemilik sanggar untuk menghadirkan karya-karya baru yang terinspirasi oleh ibu Ratu Ratna Inten Dewi Nawang Wulan yang akan menjadikan karya Sumedang mendunia," tuturnya.
Sebagaimana tema dari kegiatan tersebut yakni Workshop Dan Launching Musik dan Karya Jaipong Ronggeng Sa-Dunya, Bupati berharap dengan kegiatan tersebut bisa mempererat silaturahmi dan memperkuat pelaku seni di Kabupaten Sumedang.
"Kami bisa melihat potensi, minat dan bakat siswa siswi yang ada di Sumedang, dan kita memiliki wadahnya. Insya Allah yang hadir saat ini juga akan tampil kolosal dalam rangka Hari Jadi Sumedang tanggal 25 mendatang," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....