Pemajuan Ekonomi Kreatif Seni Ukir Wayang Golek
- 24 Feb 2025 17:16 WIB
- Bandung
KBRN, Bandung : Wayang Golek merupakan Seni Budaya Masyarakat Suku Sunda yang sampai saat ini dapat tetap bertahan di tengah kehidupan modern. Bahkan kesenian Wayang Golek sudah menjadi ciri khas senibudaya Masyarakat Suku Sunda sejak berabad-abad lamanya.
Peminat Seni Budaya Wayang Golek pun kini semakin berkembang, tidak hanya terbatas di kalangan orang tua saja tetapi juga merambah kalangan anak muda. Hal ini berkat inovasi dan modifikasi dalam pembuatan Seni Ukir Wayang Golek yang dapat menarik minat kalangan masyarakat diluar Suku Sunda hingga kalangan Turis Asing.
Giri Harja sendiri merupakan sebuah dusun yang kini berkembang menjadi sebuah kompleks Seni Sunda dimana Dalang Wayang Golek kondang Asep Sunandar Sunarya dan keluarganya tinggal. Justru anak paling tua Abah Sunarya bernama Suherman Sunarya tidak menjadi Dalang, melainkan menggeluti industri kerajinan Wayang Golek yang diberi nama Graha Wayang Golek BIG Giri Harja.
Sejak tahun 1997 Suherman sudah mewariskan Industri Kerajinan Wayang Golek tersebut kepada anak menantunya bernama Barnas Sabunga. Barnas adalah seorang Guru SMA yang karena panggilan jiwa dan keluarganya kini memfokuskan diri dalam mengelola sekaligus melestarikan Seni Budaya Tradisional Sunda yaitu Industri Kerajinan Wayang Golek yang telah dirintis ayah mertuanya sejak puluhan tahun silam. “Seingat saya, kami mendirikan usaha kecil waktu itu pada tahun 1994, sekitar bulan Ramadhan saat itu.” kata Barnas saat diwawancara Dalam acara Obrolan Budaya RRI NET.

( Barnas Sabunga, Sumber Foto: Face Book Barnas Sabunga )
“kesepakatan kami pada waktu itu secara resmi kami mengawali membuat Wayang Golek secara lebih besar melanjutkan atau berdasarkan inspirasi yang kami lihat sehari-hari dari kegiatan orang tua. Melanjutkan dari orang tua yang merupakan pengrajin Wayang Golek, kemudian kami memanfaatkannya untuk mengembangkan lebih luas lagi.” Lanjut Barnas.
Dibawah pimpinan Barnas, Industri Kerajinan Wayang Golek yang semula murni ditujukan untuk melestarikan Seni Budaya Sunda itu kini dikelola secara profesional. Sehingga setahap demi setahap Industri kerajinan tersebut bisa menghasilkan keuntungan. Sebagian keuntungan disisihkan Barnas untuk membangun perpustakaan dan museum Wayang Golek Giri Harja.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....