Tidak Lagi Dipasok LPG 3kg, Pemilik Warung Bingung

  • 03 Feb 2025 16:08 WIB
  •  Bandung

KBRN, Tasikmalaya : Sejak awal bulan Februari 2025, warung tidak lagi diperbolehkan menjual LPG 3kg. Gas bagi masyarakat miskin ini, hanya bisa didapat masyarakat, di pangkalan, atau agen Pertamina. Kebijakan tersebut tentunya dikeluhkan sejumlah pemilik warung.

Hanif (34), pemilik warung Nurdihan di Pamijahan Tasikmalaya mengaku, rugi jika tidak bisa menjual gas 3 kg lagi. Apalagi kata dia, tabung gas yang dimilikinya banyak.

“Kalau ga bisa jualan gimana. Mana saya punya tabung banyak. Dulu kan awalnya kalau jualan harus punya tabung dulu. Disini banyak. Kalau ga bisa jualan, tabungnya dikemain? diganti ga?,” katanya, Senin (3/2/2025).

Sementara kebijakan LPG 3 kg yang hanya dijual di pangkalan atau agen, juga membuat masyarakat bingung.

Hendra (54) warga Kawalu mengatakan, meski jika di pangkalan harga LPG 3 kg akan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Namun warga akan kesulitan, apalagi jumlah pangkalan tidak banyak.

“Ya harga mungkin sesuailah, tapi kami nyarinya jauh. Ya sama saja jadi mahal juga. Harus diimbangi dengan jumlah pangkalan yang banyak, jadi kami juga tidak kejauhan,” jelas Hendra.

Sedangkan sebelumnya, buntut kebijakan itu juga membuat warga yang tidak tahu, kebingungan. Terlbih saat akan membeli gas 3kg di warung, LPG melon ini sudah tidak dijual di warung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....