Pemkot Bandung Siagakan 2.266 Petugas Kebersihan saat Lebaran
- 21 Mar 2026 20:16 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiagakan sebanyak 2.266 personel kebersihan selama periode libur Idulfitri 1447 Hijriah guna menjaga kondisi kota tetap bersih di tengah lonjakan aktivitas masyarakat.
Ribuan petugas tersebut disebar di 263 titik pantau yang mencakup kawasan pasar, ruas jalan utama, hingga pusat-pusat keramaian. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap peningkatan volume sampah yang lazim terjadi saat momen Lebaran.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa peran masyarakat sangat menentukan keberhasilan pengendalian sampah. Menurutnya, jumlah personel yang dikerahkan tidak akan cukup tanpa dukungan aktif dari warga.
“Petugas kita ribuan, tapi tetap tidak akan cukup tanpa peran warga. Percuma kalau masyarakat tidak ikut mengurangi dan memilah sampah dari rumah,” ujar Farhan usai memonitor tempat penampungan sementara (TPS) di kawasan Pasar Kiaracondong, Sabtu 21 Maret 2026.
| Baca juga: Lebaran, Bupati Cianjur Open House |
Farhan mengajak masyarakat untuk mulai memilah sampah sejak dari sumbernya, dengan memisahkan sampah organik dan anorganik. Sampah organik dapat dikelola lebih lanjut, sementara sampah anorganik seperti plastik bisa disalurkan melalui bank sampah. Adapun sampah residu diserahkan kepada petugas untuk diangkut.
Selain fokus pada kebersihan, Pemkot Bandung juga melakukan pengawasan langsung di sejumlah titik rawan timbulan sampah, khususnya di kawasan pasar. Hal ini dilakukan untuk memastikan aktivitas ekonomi tetap berjalan lancar tanpa mengganggu ketertiban dan kebersihan lingkungan.
Di kawasan Pasar Kiaracondong, misalnya, penataan lapak pedagang kaki lima (PKL) turut dilakukan. Sejumlah pedagang yang berjualan hingga ke badan jalan diminta untuk memindahkan lapaknya agar tidak menyebabkan kemacetan.
“Kami mendukung ekonomi kerakyatan, namun jangan sampai mengganggu jalan. Ketertiban tetap yang utama,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Darto, menjelaskan bahwa pengelolaan sampah selama periode Lebaran dilakukan dengan skema khusus. Salah satu kebijakan yang diterapkan adalah penghentian sementara pengangkutan sampah ke TPA Sarimukti pada H-1, Hari H, hingga H+1 Idulfitri.
“Warga Kota Bandung diimbau untuk menahan sampah organik selama tiga hari, yakni H-1, Hari H, dan H+1 Idulfitri, karena tidak ada pengangkutan ke TPA Sarimukti,” ucapnya.
Meski demikian, DLH tetap melakukan pemantauan intensif di seluruh titik pantau untuk memastikan kondisi tetap terkendali. Dari total 2.266 personel yang dikerahkan, sebanyak 926 petugas bertugas pada H-1, 211 petugas saat Hari H, 640 petugas pada H+1, dan 1.025 petugas pada H+2.
Selain personel, Pemkot Bandung juga menyiagakan ratusan armada pendukung, mulai dari truk pengangkut, kendaraan operasional, hingga alat berat. Upaya ini dilakukan untuk memastikan penanganan sampah tetap berjalan optimal dan kota tetap bersih selama perayaan Idulfitri.
Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Pemkot Bandung berharap permasalahan sampah saat Lebaran dapat ditekan, sehingga kenyamanan dan kebersihan kota tetap terjaga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....