DPW PKS Jabar Buka 14 Posko Mudik Lebaran Gratis, Catat Lokasinya

  • 16 Mar 2026 22:39 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Barat menyiapkan 14 posko layanan mudik di sejumlah jalur strategis untuk membantu pemudik selama arus mudik dan balik Lebaran.

Ketua DPW PKS Jawa Barat Iwan Suryawan mengatakan, posko tersebut tersebar di berbagai daerah yang menjadi lintasan utama pemudik, mulai dari kawasan Pantura hingga jalur selatan.

Salah satu titik yang menjadi pusat layanan berada di kawasan Nagreg yang dikenal sebagai jalur padat kendaraan saat musim mudik.

“Posko mudik di Jawa Barat ada 14 di kota dan kabupaten yang dilintasi pemudik, baik arus mudik maupun arus balik. Salah satu yang terbesar ada di Nagreg karena ini memang jalur paling ramai,” kata Iwan usai peluncuran Posko Mudik PKS di Jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Senin 16 Maret 2026.

Posko mudik tersebut berada di sejumlah daerah seperti Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Cianjur, Sukabumi, Bekasi, Karawang, Subang, Cirebon, Tasikmalaya, Ciamis hingga Garut.

Menurut Iwan, posko tersebut disiapkan sebagai tempat istirahat bagi pemudik yang menempuh perjalanan jauh. Fasilitas yang disediakan juga menyesuaikan kebutuhan pemudik selama perjalanan.

“Namanya posko tentu tempat orang beristirahat agar kembali nyaman sebelum melanjutkan perjalanan. Kita siapkan berbagai fasilitas agar pemudik bisa benar-benar rehat sebelum melanjutkan perjalanan,” ujarnya.

Ia menjelaskan posko mudik juga menyediakan fasilitas ramah keluarga seperti area bermain anak serta ruang laktasi bagi ibu menyusui. Dengan fasilitas tersebut, orang tua dapat beristirahat sementara anak-anak tetap memiliki ruang untuk beraktivitas.

“Kami juga menyiapkan ruang laktasi untuk ibu menyusui dan area bermain anak supaya keluarga yang mampir bisa beristirahat dengan lebih nyaman,” katanya.

Selain itu, posko mudik PKS juga menyediakan tempat istirahat, minuman, serta kursi pijat bagi pemudik untuk memulihkan kondisi sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Iwan menilai fasilitas tersebut penting karena perjalanan mudik sering kali melelahkan, terutama ketika pemudik harus menghadapi kemacetan panjang di jalur utama.

“Ketika orang melakukan perjalanan jauh, apalagi saat macet, tentu ada kelelahan fisik dan emosi. Karena itu posko ini diharapkan bisa membuat pengemudi kembali segar sebelum melanjutkan perjalanan,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memastikan kondisi kendaraan dan kesehatan sebelum memulai perjalanan mudik.

“Kondisi kendaraan harus diperiksa dulu agar layak jalan. Pengemudi juga harus sehat dan tidak memaksakan diri jika lelah. Kalau capek, sebaiknya berhenti dan istirahat,” ungkapnya.

Sementara itu, politisi senior PKS sekaligus Anggota DPR RI, Ahmad Heryawan menyampaikan bahwa penyediaan posko mudik telah menjadi tradisi partai tersebut setiap musim Lebaran.

Menurutnya, posko tersebut disiapkan di berbagai daerah untuk membantu pemudik yang membutuhkan tempat beristirahat selama perjalanan.

“PKS punya tradisi menyiapkan posko mudik di tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota. Tujuannya untuk melayani masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik,” kata Aher.

Mantan Gubernur Jawa Barat itu juga menilai keberadaan posko tersebut cukup membantu pemudik yang membutuhkan waktu istirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.

“Biasanya pemudik yang mampir memang sudah merasa lelah. Di posko mereka bisa beristirahat, salat, bahkan mendapatkan layanan kesehatan,” ujarnya.

Aher juga menilai tradisi mudik memiliki makna penting bagi masyarakat Indonesia karena menjadi momen berkumpul bersama keluarga setelah lama merantau.

“Mudik itu tradisi yang luar biasa. Walaupun perjalanan sering macet, semuanya terbayar ketika bisa berkumpul dengan keluarga besar di kampung halaman,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....