Ratusan Warga Ikut Balap Lari Malam di Polrestabes Bandung saat Ramadan

  • 12 Mar 2026 23:39 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Ada pemandangan tak biasa di bulan suci Ramadan tahun 2026 di Kota Bandung. Ratusan warga terlihat memadati area di depan Mapolrestabes Bandung, pada Kamis 12 maret 2026 malam untuk mengikuti kegiatan “Balap Lumpat Peuting” atau balap lari malam, yang digelar Polrestabes Bandung.

Kegiatan ini diinisiasi langsung Plt Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Adi Wijaya, sebagai upaya menghadirkan aktivitas positif bagi masyarakat selama bulan suci Ramadhan. Selain menjadi sarana olahraga, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mempererat kebersamaan antara kepolisian dan masyarakat.

“Pada malam hari ini kita melaksanakan kegiatan yang positif walaupun di bulan suci Ramadhan. Kalau dalam bahasa Sunda kita sebut balap lumpat peuting,” ujar Adiwijaya saat membuka kegiatan, Kamis 12 Maret 2026.

Para peserta berlari di jalur yang telah disiapkan panitia dengan jarak sekitar 150 meter secara bolak-balik. Lomba tersebut juga dikemas dengan konsep fun run dimana lebih mengedepankan sisi hiburan dibanding kompetisi

Meski berlangsung meriah, Kapolrestabes mengingatkan peserta agar tetap berhati-hati selama mengikuti lomba. Hal itu karena lintasan yang digunakan berupa jalan beraspal dan beberapa peserta terlihat tidak menggunakan sepatu.

“Karena ini di aspal, mungkin ada yang terlalu semangat sampai tidak pakai sepatu. Kami khawatir ada yang terpeleset atau jatuh, jadi saya minta peserta tetap berhati-hati,” katanya menambahkan.

Untuk menjaga keamanan, panitia mengatur jalur lomba di sisi kiri dan kanan jalan sehingga kegiatan dapat berlangsung tertib. Selain perlombaan lari, panitia juga menyiapkan hadiah bagi para pemenang serta kegiatan bakti sosial bagi masyarakat sekitar.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari warga, terlihat jumlah penonton juga tak kalah banyak dari peserta. Salah seorang peserta, Andi (27), mengaku senang dapat ikut meramaikan acara yang dinilai jarang digelar pada malam hari, terlebih di bulan Ramadhan.

“Seru sekali, jarang ada lomba seperti ini di malam hari apalagi di bulan Ramadhan. Selain olahraga juga bisa kumpul dan seru-seruan dengan warga lain,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan karena mampu menjadi hiburan positif bagi masyarakat serta membuat suasana kota lebih hidup selama Ramadhan. Menurut Andi suasana kota menjadi lebih hidup dan menyenangkan melalui kegiatan malam yang positif.

"Semoga bisa lebih banyak kegiatan seperti ini, suasan kota jadi lebih hidup," ujarnya.

Rekomendasi Berita