RSUD KHZ Musthafa Pastikan Layanan jelang Libur Lebaran Optimal

  • 11 Mar 2026 07:35 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya - RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat optimal, menjelang libur panjang dan cuti bersama Idul Fitri 1447 H, Rumah Sakit menyiapkan strategi khusus untuk pasien rawat jalan, dan rencana ekspansi fasilitas di tahun 2026, selain pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUD KHZ Musthafa, dr. Leni Mulyani, mengatakan, pelayanan rawat jalan tidak akan berhenti total, meski memasuki masa cuti bersama yang panjang. Bahkan untuk melayani masyarakat, rumah sakit akan membuka satu poli khusus untuk melayani berbagai kasus dalam satu pintu.

"Poli khusus ini dibuka, sebelum maupun sesudah Lebaran. Ini prioritas bagi pasien yang harus kontrol rutin, seperti ganti perban pasca operasi atau mereka yang tidak boleh putus obat, contohnya pasien dengan obat kejang," ujarnya, Rabu 11 Maret 2026.

Sementara itu, untuk mengantisipasi lonjakan pasien di IGD yang kerap terjadi saat musim mudik, dr. Leni menyiagakan kekuatan ekstra melalui mekanisme "Tim Bayangan".

"Selain tiga tim utama yang terbagi dalam tiga shift, kami menyiapkan satu tim cadangan atau tim bayangan yang standby di rumah masing-masing. Mereka siap dipanggil kapan pun terjadi lonjakan pasien,” katanya.

Sementara itu, selain persiapan layanan di masa libur Lebaran, RSUD KHZ Musthafa tengah berbenah besar-besaran untuk meningkatkan pendapatan dan performa layanan. Salah satu target utamanya adalah menambah kapasitas tempat tidur (bed) secara bertahap.

Kapasitas bed yang ada saat ini adalah 248 tempat tidur, dan pada tahap I tahun 2026, akan ditingkatkan menjadi 270 unit. Selanjutnya pahap II (2027) pihaknya menargetkan pengembangan tempat tidur hingga mencapai 300 tempat tidur.

Selain fasilitas fisik, optimalisasi alat medis berteknologi tinggi seperti CT Scan, Mamografi, dan Panoramik juga menjadi fokus utama. "Kami ingin memastikan semua alat canggih yang kita miliki bekerja maksimal demi pelayanan prima kepada masyarakat," katanya.

Sedangkan seiring dengan peningkatan layanan, kondisi finansial rumah sakit juga semakin membaik. Kabag Tata Usaha RSUD KHZ Musthafa, Wiwin Winaningsih, mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya telah mengucurkan dana segar untuk pelunasan piutang Jamkesda.

Pada 26 Februari lalu, Pemkab telah membayarkan dana sebesar Rp23,4 miliar. Alokasi dana tersebut digunakan secara strategis untuk menyehatkan arus kas rumah sakit. Yakni Rp20 Miliar digunakan untuk melunasi beban utang kepada pihak bank BJB, dan Rp3,4 Miliar lagi dialokasikan untuk membayar utang perbekalan kesehatan, termasuk pengadaan obat-obatan, oksigen, dan biaya praktik.

"Alhamdulillah, utang Jamkesda kini semakin kecil. Setelah pembayaran ini, sisa utang tinggal sekitar Rp8 miliar lagi. Ini tentu sangat membantu operasional kami dalam memberikan layanan terbaik bagi warga,"kata Wiwin mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....