Ramadan Fasion Festival, Bupati Garut: Bagian Ekonomi Kreatif

  • 07 Mar 2026 13:22 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut - Disela monitoring kegiatan Ramadan Fashion Festival (Ramffest) Tahun 2026 yang berlangsung di Lantai 2 Garut Plaza, Jalan Guntur, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan memasuki bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang positif.

Ia menekankan bahwa Ramadan bukan hanya momentum ibadah spiritual, tetapi juga waktu untuk produktivitas dan berbagi kebahagiaan. "Supaya kita manfaatkan untuk melaksanakan ibadah, dan juga kita ingin berbagi kebahagiaan dengan saudara kita yang mana yang belum beruntung, dan tidak kalah penting adalah kita mengisi kegiatan yang produktif," katanya.

Ia menyoroti pemilihan lokasi acara di Garut Plaza. Menurutnya, pusat perbelanjaan ini memiliki nilai sejarah yang tinggi atau "legend" bagi masyarakat Garut. Namun, ia tidak menampik tantangan besar yang dihadapi akibat persaingan dengan mal-mal modern yang baru muncul. "Perlu saya sampaikan bahwa tempat ini adalah tempat yang legend, Garut Plaza dulu, cuman karena persaingan sangat ketat ya, banyak bermunculan mall-mall di tempat lain, jadi ini harus kita pahami sebagai upaya kita untuk terus mempertahankan Garut Plaza ini," ujarnya.

Ia pun memberikan apresiasi khusus kepada Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut atas inisiatifnya meramaikan kembali ikon belanja tersebut melalui berbagai event." Saya apresiasi disparbud atas inisiatifnya meramaikan kembali ikon belanja tersebut melalui berbagai event," katanya.

Melihat antusiasme peserta dan kualitas talenta lokal dalam fashion show tersebut, Bupati Garut mengaku optimis dengan masa depan ekonomi kreatif di Garut.

"Dan saya ini kaget ya, model-modelnya keren-keren ya, cantik-cantik. Semoga anak-anak kita sehat semua, bahagia, dan bisa berkiprah memberikan manfaat bagi bangsa dan negara," kata Bupati Garut.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Garut berkomitmen untuk memperbanyak rangkaian acara serupa. Tujuannya adalah untuk menarik massa agar terjadi perputaran ekonomi yang signifikan sekaligus menjadi panggung bagi masyarakat untuk menampilkan keterampilan (kabisa). Ia berharap, kolaborasi antara pemerintah dan pengelola tempat seperti yang dilakukan Kang Beni (pihak pengelola/panitia) dapat terus berlanjut secara konsisten setiap tahunnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....