Hailuki Berikan Cashback untuk Warga, Dukung Operasi Pasar Murah di Ciluncat

  • 06 Mar 2026 16:30 WIB
  •  Bandung

RRI CO.ID, Bandung - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, M. Hailuki memantau pelaksanaan Operasi Pasar Murah (OPM) di Desa Ciluncat Kecamatan Cangkuang, Kamis 5 Maret 2026. Sekitar 190 paket sembako berisi 5 Kg beras, 2 liter minyak goreng, 2 Kg gula pasir, dan 1 Kg terigu didistribusikan kepada masyarakat di Desa Ciluncat dengan harga jual yang sangat murah.

Harga per paket sembako ini seharusnya sekitar Rp.160 Ribu. Namun Pemkab Bandung memberikan subsidi hampir 50 persen, sehingga masyarakat bisa membelinya dengan harga Rp.83 Ribu saja. Sebagai bentuk kadeudeuh kepada masyarakat, Hailuki memberikan cashback sebesar Rp.10 Ribu per paketnya sehingga masyarakat Desa Ciluncat cukup membayar Rp. 73 Ribu Rupiah untuk setiap paket sembako.

“Ini memang tidak seberapa jumlahnya, tapi saya berharap ini bisa membantu meringankan,” kata politisi muda Partai Demokrat tersebut.

Operasi Pasar Murah ini merupakan program rutin pemerintah Kabupaten Bandung. Tujuannya untuk menekan inflasi, menekan kenaikan harga, dan menstabilkan harga kebutuhan pokok yang selalu naik saat hari-hari besar keagamaan.

“Alhamdulillah kan Kabupaten Bandung termasuk kabupaten yang terbaik dalam menjaga stabilitas inflasi. Nah, melalui program ini, makanya kita di DPRD tetap mempertahankan agar program operasi pasar murah ini tetap dipertahankan,” jelasnya.

Politisi ramah yang karib disapa Kang Luki itu berharap, program OPM ini bisa ditambah menjadi tiga kali dalam setahun.

“Biasanya diadakan saat bulan puasa jelang Idul Fitri dan akhir tahun jelang tahun baru, mudah-mudahan nanti bisa ditambah di pertengahan tahun,” harap Kang Luki

Ia tidak memungkiri, saat ini harga kebutuhan pokok di Kabupaten Bandung masih terbilang stabil meskipun ada sedikit kenaikan menjelang Idul Fitri.

“Saya sempat memantau, Alhamdulillah harga-harga masih stabil meskipun ada program MBG, karena pasokan untuk SPPG itu langsung ngambil dari hulunya sehingga tidak berpengaruh pada suplai bahan makanan untuk masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu Camat Cangkuang Rudi Hartono menjelaskan bahwa jumlah paket sembako yang diterima Kecamatan Cangkuang adalah sebanyak 1.330 paket yang kemudian dibagi untuk tujuh desa.

“Jadi setiap desa menerima sebanyak 190 paket dan langsung didistribusikan hari ini,” katanya.

Rudi berharap dengan program OPM tersebut dapat berdampak positif pada ekonomi makro yaitu mengendalikan inflasi. Sementara untuk ekonomi mikro bisa meningkatkan daya beli masyarakat terutama disaat menjelang Idul Fitri dimana harga kebutuhan pokok mulai naik.

“Ini kan sebagai bentuk upaya dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah terutama yang ada di kewilayahan untuk mensejahterakan masyarakat,” katanya.

Disisi lain, Kepala Desa Ciluncat, Dadan Dahyana mengungkapkan bahwa target pasar dari OPM tersebut diserahkan kepada pengurus RW dan RT karena mereka yang lebih mengetahui kondisi masyarakat.

“Ini kan pasar murah, bukan bantuan sosial, sehingga memang targetnya masyarakat menengah yang memang mau dan mampu untuk membelinya,” kata Dadan.

Ia berterimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran program OPM di Desa Ciluncat terutama kepada Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hailuki yang telah membantu meringankan harga paket sembako yang telah disubsidi dengan memberikan cashback.

“Alhamdulillah, beliau sangat membantu meringankan dengan pemberian cashback tersebut,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....