Larangan Petasan Polisi Masif Edukasi Siswa

  • 25 Feb 2026 07:32 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut - Dalam upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan, Panit Binmas Polsek Banyuresmi melaksanakan kegiatan sosialisasi Program Binpolmas sekaligus menyampaikan imbauan larangan menyalakan petasan di SDN Banyuresmi 1, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut."Kami secara intensif terus melakukan sosialisasi kepada warga terkait larangan menyalakan petasan dibulan ramadan ini semata-mata untuk menjaga kamtibmas,"kata Kapolsek Banyuresmi, Kompol Usep Heryaman,di Garut, Selasa, 25 Febuari 2026.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah, guna mempererat hubungan antara kepolisian dengan warga, tenaga pendidik, serta para siswa."Sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah, guna mempererat hubungan antara kepolisian dengan warga,"ujarnya.

Ia menyampaikan, program Binpolmas bertujuan untuk memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat, termasuk sekolah, tokoh agama, serta tokoh masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban."Program ini bertujuan untuk memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat, termasuk sekolah, tokoh agama, serta tokoh masyarakat,"katanya.

Selain itu, Binpolmas menjadi sarana untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, seperti pentingnya menjaga kerukunan, tidak terlibat dalam tindakan kriminal, serta mendukung upaya kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman. Program ini juga berfungsi sebagai wadah untuk mengidentifikasi potensi gangguan kamtibmas dan mengambil langkah pencegahan sejak dini.

Dalam kesempatan tersebut, turut disampaikan imbauan agar masyarakat, khususnya para pelajar, tidak menyalakan petasan selama bulan Ramadhan karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain serta mengganggu kekhusyukan ibadah."Kami juga tentunya turut menyampaikan himbauan agar masyarakat, khususnya para pelajar, tidak menyalakan petasan selama bulan Ramadhan karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,"ujarnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif, di mana pihak sekolah dan peserta menyampaikan masukan, saran, serta permasalahan yang berkembang di wilayah Kecamatan Banyuresmi."Kami juga membuka ruang diskusi terkait berbagai persoalan yang berkembangan disekitaran wilayah Banyuresmi,"katanya.

Ia menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan Polri untuk hadir di tengah masyarakat serta menjawab berbagai persoalan yang ada. Diharapkan melalui kegiatan ini, sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat demi terciptanya kamtibmas yang aman dan nyaman di wilayah Banyuresmi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....