Menyucikan Diri Menjelang Ramadan: Makna Mandi Taubat

  • 22 Feb 2026 03:24 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, sebagian umat Islam menjalankan mandi taubat sebagai ikhtiar menyucikan diri lahir dan batin.

Praktik ini tidak semata-mata membersihkan tubuh, tetapi juga menjadi ruang refleksi untuk menata niat, menyesali kekhilafan, dan meneguhkan komitmen beribadah dengan lebih sungguh-sungguh.

Dikutip dari laman Lemon8. Mandi taubat dilakukan dengan niat tulus karena Allah disertai kesadaran untuk meninggalkan kesalahan masa lalu.

Prosesi diawali dengan membasuh kedua tangan, kemudian membersihkan kemaluan sebagai bentuk penyucian awal.

Selanjutnya, pelaku berwudhu sebagaimana wudhu untuk salat sebagai simbol pembersihan anggota tubuh yang kerap beraktivitas.

Tahap berikutnya adalah mengguyur seluruh tubuh dengan air secara merata, dimulai dari sisi kanan lalu kiri.

Proses ini dimaknai sebagai pembersihan menyeluruh, tidak hanya secara jasmani, tetapi juga secara batin. Sebagai penutup, dianjurkan kembali berwudhu sebagai penegasan kesiapan menjalani ibadah dalam keadaan suci.

Dari sisi waktu, mandi taubat umumnya dilakukan pada sore hari menjelang Ramadan atau pada malam sebelum puasa dimulai.

Momentum tersebut memberi kesempatan untuk menenangkan pikiran, bermuhasabah, dan mempersiapkan diri secara spiritual.

Dengan menjalani mandi taubat, ibadah puasa dipandang bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan perjalanan spiritual yang diawali dengan kesadaran diri, kebersihan hati, dan keikhlasan niat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....