Pemkab Garut Jamin Stok Sembako hingga Lebaran Aman
- 19 Feb 2026 15:11 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut - Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) menjamin ketersediaan stok kebutuhan pangan di bulan ramadan, hingga menjelang hari raya idul fitri dalam kondisi aman. Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Pemerintah Kabupaten Garut, Yani Yuliani menyatakan, untuk stok kebutuhan pangan mulai dari beras, telur, daging ayam dan kebutuhan pokok penting lainnya dipastikan tersedia cukup aman.
Ia menyampaikan, bahkan jika dihitung dan dikonversikan dengan dinas terkait lainnya, stok kebutuhan pangan untuk maayarakat bisa dikatakan surplus.
"Untuk ketersediaan masih aman lah, apalagi untuk memenuhi kebutuhan hari besar seperti ramadan dan Idulfitri pasti dipersiapkan," katanya, Kamis, 19 Febuari 2026.
Ia mengatakan, ada beberapa komoditi secara kuantitas ketersediaanya surplus dan tentunya menjadi prioritas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, seperti halnya beras, telur,daging, dan kebutuhan pokok penting lainnya. "Komoditi tersebut tentunya menjadi prioritas dalam setiap menghadapi hari-hari besar dengan permintaan cukup tinggi dari masyarakat," ujarnya.
Ia menyampaikan, masih ada sejumlah komoditi seperti telur yang masih disuplai dari luar daerah Garut seperti dari Jawa Tengah, padahal ketersediaan ditingkat petani lokal dinilai masih mencukupi stoknya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal. "Kalau berbicara data kwantitas jumlah ketersediaan komoditi saat ini, ada dimasing-masing dinas terkait seperti dinas pertanian dan disperindag yang disesuaikan dengan tugas, pokok, dan fungsinya,"katanya.
Ia mengatakan, untuk mengoptimalkan sejumlah komoditi seperti telur yang sejatinya masih bisa dipenuhi oleh petani atau peternak lokal Garut, maka diperlukan program-program yang bersifat masif didalam budidaya ayam petelur yang dilakukan oleh petani lokal sehingga tidak perlu menyuplai dari luar daerah Garut. "Kita akan terus berupaya mendorong petani ayam petelur untuk memaksimalkan budidayanya sehingga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tidak tergatung atau mendatangkan dari luar daerah," ujarnya.
Ia mengatakan, fungsi dari kordinasi antar dinas terkait, yaitu untuk menggenjot produksi masing-masing komoditas sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Namun sejauh ini berdasarkan stok komoditi yang ada dipastikan aman dan mencukupi.
"Termasuk untuk memenuhi suplai logistik kebutuhan korban bencana, khususnya komoditi beras, telor dan lainnya,"katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....