Suporter Argentina Salah Sasaran Bakar Bendera Britania Raya

  • 15 Jul 2026 14:19 WIB
  •  Bandung
Poin Utama
  • Sekelompok suporter Argentina membakar bendera Union Jack sebagai aksi psywar menjelang semifinal Piala Dunia 2026 melawan Inggris pada tanggal 15 Juli 2026.
  • Bendera Union Jack mewakili gabungan tiga negara bagian (Inggris, Skotlandia, dan Wales), sehingga pembakaran bendera tersebut menyasar lebih dari sekadar identitas tim Inggris.
  • Tindakan suporter mendapat kritik dari warganet yang menilai aksi tersebut kurang menjaga semangat fairplay dan merupakan psywar yang tidak tepat sasaran.
  • Rivalitas Argentina-Inggris telah berlangsung puluhan tahun dengan tensi tinggi, namun berbagai pihak berharap pertandingan tetap dalam semangat sportivitas dan saling menghormati.

RRI.CO.ID,Bandung - Aksi sekelompok suporter Argentina menjelang laga semifinal Piala Dunia FIFA 2026 melawan Inggris menjadi sorotan setelah mereka melakukan psywar dengan membakar bendera Britania Raya. Peristiwa tersebut dilansir dari unggahan TVRI Jabar pada Rabu, 15 Juli 2026.

Aksi itu dilakukan sebagai bentuk provokasi kepada pendukung Inggris menjelang pertandingan yang sarat rivalitas sejarah. Namun, tindakan tersebut dinilai keliru karena bendera yang dibakar bukan hanya mewakili Inggris semata.

Bendera yang dibakar merupakan Union Flag atau Union Jack, yang menjadi simbol resmi Britania Raya. Bendera tersebut mewakili gabungan tiga negara bagian, yakni Inggris, Skotlandia, dan Wales.



Dengan demikian, aksi pembakaran itu tidak hanya menyasar Inggris, tetapi juga simbol persatuan negara-negara lain yang tergabung dalam Britania Raya. Hal itu memicu beragam komentar di media sosial.

Sejumlah warganet menilai aksi tersebut sebagai bentuk psywar yang kurang tepat sasaran. Mereka mengingatkan bahwa simbol negara memiliki makna yang lebih luas dibanding sekadar identitas tim sepak bola.

Salah satu akun instagram dengan nama akun @farellprantaa_ mengatakan bahwa oknum suporter Argentina memang bersikap kurang menjaga kebersamaan semangat fairplay.
"Emang Suporter Argentina pada rasis banget"komentarnya.

Rivalitas Argentina dan Inggris memang telah berlangsung selama puluhan tahun. Pertemuan kedua tim selalu menghadirkan tensi tinggi baik di dalam maupun di luar lapangan.

Meski begitu, banyak pihak berharap persaingan tetap berlangsung dalam semangat sportivitas. Dukungan kepada tim diharapkan tidak diwujudkan melalui tindakan yang menyinggung simbol kenegaraan.

Unggahan TVRI Jabar mengenai insiden tersebut turut menarik perhatian publik Indonesia. Pembahasan mengenai sejarah Union Jack pun ikut ramai diperbincangkan.

Secara historis, Union Jack merupakan lambang resmi Britania Raya yang terdiri atas unsur bendera Inggris, Skotlandia, dan Irlandia Utara. Wales tidak memiliki representasi tersendiri dalam desain bendera karena telah menjadi bagian dari Kerajaan Inggris ketika bendera itu pertama kali dibentuk.

Pertandingan semifinal Piala Dunia FIFA 2026 antara Argentina dan Inggris dipastikan berlangsung dalam atmosfer yang panas. Meski rivalitas menjadi bumbu utama, seluruh pihak diharapkan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan saling menghormati.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....