Argentina Difavoritkan,Swiss Siap Hentikan Langkah Albiceleste

  • 11 Jul 2026 18:22 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Argentina akan menghadapi Swiss pada babak perempat final Piala Dunia 2026 di Arrowhead Stadium, Kansas City, Amerika Serikat, Minggu, 12 Juli 2026, kick off pukul 08.00 WIB. Duel ini menjadi salah satu laga yang paling dinantikan karena mempertemukan juara bertahan dengan tim kuda hitam yang tampil impresif sepanjang turnamen.

Sorotan utama tertuju kepada kapten Argentina, Lionel Messi. Penyerang berusia 39 tahun itu sedang memburu gelar top skor Piala Dunia 2026 setelah sejauh ini mengoleksi delapan gol, jumlah yang menempatkannya di jajaran teratas daftar pencetak gol turnamen.

Selain mengincar penghargaan individu, Messi juga bertekad membawa Albiceleste selangkah lebih dekat mempertahankan gelar juara dunia.

Meski berstatus favorit, perjalanan Argentina menuju perempat final tidak sepenuhnya mulus. Tim asuhan Lionel Scaloni harus bekerja keras saat menyingkirkan Cape Verde dan Mesir pada fase gugur. Penampilan tersebut menunjukkan mental juara Argentina, namun juga mengungkap sejumlah celah yang berpotensi dimanfaatkan Swiss.

Di kubu Swiss, kapten Granit Xhaka menjadi sosok sentral yang diharapkan mampu memimpin rekan-rekannya menciptakan kejutan. Gelandang berpengalaman itu menegaskan timnya tidak hanya datang untuk menghadapi Messi, melainkan memburu tiket semifinal yang akan menjadi pencapaian bersejarah bagi negaranya. Swiss juga percaya mampu mengeksploitasi kelemahan yang diperlihatkan Argentina sepanjang fase gugur.

Swiss memang menghadapi tantangan setelah kehilangan gelandang Johan Manzambi yang mengalami cedera lutut dan dipastikan absen pada pertandingan ini. Namun pelatih Murat Yakin tetap optimistis skuadnya memiliki kualitas untuk memberikan perlawanan sengit. Ia menilai penguasaan bola akan menjadi salah satu kunci agar Argentina, khususnya Messi, tidak leluasa mengembangkan permainan.

Pelatih Argentina Lionel Scaloni dalam sesi jumpa pers sebelum pertandingan meminta para pemainnya tetap fokus dan tidak terlena dengan status sebagai juara bertahan.

"Kami menghormati Swiss karena mereka adalah tim yang sangat terorganisasi dan disiplin. Untuk lolos ke semifinal kami harus memainkan pertandingan yang nyaris sempurna. Target kami hanya satu, yaitu menang dan terus melangkah,” ujar Scaloni saat sesi jumpa pers sebelum pertandingan.

Sementara itu, pelatih Swiss Murat Yakin menegaskan timnya datang tanpa rasa takut menghadapi Argentina. Ia pastikan pasukannya akan mati-matian memburu kemenangan.

"Kami menghadapi juara bertahan, tetapi kami percaya dengan kemampuan sendiri. Jika mampu menguasai bola dan bermain disiplin, kami bisa menyulitkan mereka. Ini kesempatan besar untuk mencetak sejarah bagi Swiss,” kata Yakin menjelang pertandingan.

Secara materi pemain dan pengalaman, Argentina masih lebih diunggulkan untuk mengamankan tiket semifinal. Namun disiplin pertahanan Swiss serta kepemimpinan Granit Xhaka diprediksi membuat pertandingan berlangsung ketat.

Jika Messi kembali tampil menentukan, Albiceleste berpeluang mengamankan kemenangan sekaligus menjaga asa mempertahankan trofi Piala Dunia 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....