Belgia Dijagokan Singkirkan Senegal di 32 Besar Piala Dunia 2026

  • 01 Jul 2026 22:44 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Belgia akan menghadapi Senegal pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Seattle, Kamis, 2 Juli 2026 dini hari waktu Indonesia. Duel sistem gugur ini diprediksi berlangsung ketat meski Belgia lebih diunggulkan berkat performa yang terus meningkat sepanjang fase grup.

Tim berjuluk The Red Devils melaju ke fase gugur sebagai juara Grup G setelah mengoleksi lima poin. Sempat ditahan imbang Mesir dan Iran, pasukan Rudi Garcia bangkit dengan kemenangan meyakinkan 5-1 atas Selandia Baru yang sekaligus mengangkat kepercayaan diri tim menjelang babak knockout.

Di kubu lawan, Senegal lolos sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik. Tim asuhan Pape Bouna Thiaw sempat mengalami dua kekalahan dari Prancis dan Norwegia sebelum menutup fase grup dengan kemenangan telak 5-0 atas Irak. Hasil tersebut mengantar Singa Teranga mengamankan tiket ke babak 32 besar.

Secara materi pemain dan pengalaman, Belgia dinilai memiliki sedikit keunggulan. Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, Leandro Trossard, hingga Jeremy Doku menjadi senjata utama untuk membongkar pertahanan Senegal.

Sementara Senegal masih mengandalkan kecepatan Sadio Mané, Ismaila Sarr, dan kepemimpinan Kalidou Koulibaly, meski harus kehilangan kiper utama Édouard Mendy yang dibekap cedera.

Pelatih Belgia, Rudi Garcia, menegaskan timnya tidak akan memandang sebelah mata Senegal meski berstatus juara grup. Ia juga menyebut Senegal sebagai salah satu tim peringkat ketiga terkuat di turnamen ini.

"Kami ingin finis di puncak klasemen grup dan kami berhasil melakukannya. Sekarang waktunya fase gugur. Senegal adalah tim besar, tetapi Anda harus mengalahkan mereka jika ingin melangkah jauh di Piala Dunia,” ujar Garcia dalam konferensi pers jelang pertandingan, Selasa, 30 Juni 2026.

Sementara itu, pelatih Senegal, Pape Bouna Thiaw, menilai babak gugur merupakan kompetisi yang berbeda sehingga hasil di fase grup tidak lagi menjadi ukuran. Dirinya juga mengakui timnya telah memperbaiki kesalahan-kesalahan individu yang terjadi pada dua laga awal fase grup.

"Kami harus menang melawan Irak dan sekarang kami lolos. Ini adalah kompetisi baru yang dimulai dan kami bertekad memenangkan pertandingan ini. Hanya karena Anda menjadi juara grup bukan berarti tidak bisa tersingkir di babak berikutnya,” kata Thiaw.

Melihat kualitas skuat, kedalaman pemain, serta momentum usai kemenangan besar pada laga terakhir fase grup, Belgia diprediksi mampu mengatasi perlawanan Senegal.

Meski demikian, tim Afrika tersebut tetap berpotensi memberikan kejutan apabila mampu memaksimalkan serangan balik dan memanfaatkan kelengahan lini belakang Belgia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....