Tulio: Jepang Berada di Jalur yang Tepat
- 29 Jun 2026 09:37 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID,Bandung - Marcus Tulio Tanaka, mantan bek Timnas Jepang kelahiran Brasil, memberikan tanggapannya menjelang pertemuan Brasil dan Jepang pada babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026. Pria yang kini dikenal sebagai "koboi filantropis" itu mengaku bangga melihat dua negara yang sama-sama membentuk perjalanan hidupnya bertemu di panggung sepak bola terbesar dunia.
Setelah pensiun dari dunia sepak bola, Tanaka memilih menetap di pedesaan Brasil dan menjalani kehidupan sederhana sebagai peternak. Di sela aktivitasnya, ia aktif dalam berbagai kegiatan sosial yang membantu masyarakat sekitar melalui aksi-aksi kemanusiaan. "Saya tinggal di pedesaan, di sebuah peternakan, sekitar 600 kilometer dari Sao Paulo. Tempatnya sangat kecil, penduduknya ramah, dan tidak ada lampu lalu lintas sehingga Anda bisa menjalani hidup dengan santai" ujarnya, seperti dikutip dari FIFA.COM, Senin 29 Juni 2026.
Latar belakangnya yang lahir di Brasil namun mengukir karier gemilang bersama Jepang membuat laga ini terasa sangat istimewa baginya. Tanaka mengaku sulit menentukan dukungan karena memiliki ikatan emosional yang sama kuat dengan kedua negara.
Ia mengenang perjalanan panjangnya saat membela Jepang di berbagai turnamen internasional. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting yang membentuk identitas dan karier profesionalnya.
Menurut Tanaka, Jepang telah berkembang menjadi tim yang disiplin, terorganisasi, dan mampu bersaing dengan negara-negara besar. Ia memuji mentalitas para pemain Samurai Blue yang terus mengalami peningkatan dari generasi ke generasi.
Di sisi lain, Tanaka juga menilai Brasil tetap menjadi kekuatan yang selalu dihuni pemain-pemain bertalenta tinggi. Tradisi menyerang dan kreativitas permainan Selecao dinilainya masih menjadi ancaman bagi siapa pun.
Ia berharap pertandingan berlangsung dalam semangat sportivitas dan menjadi hiburan bagi pecinta sepak bola dunia. Baginya, kemenangan seharusnya diraih melalui permainan yang indah dan penuh rasa hormat.
Tanaka juga menyebut duel tersebut sebagai simbol persahabatan antara Brasil dan Jepang yang telah terjalin selama puluhan tahun. Hubungan budaya kedua negara dinilainya semakin kuat melalui sepak bola.
Sebagai pengamat, Tanaka meyakini laga akan berlangsung ketat karena kedua tim memiliki kualitas yang seimbang. Faktor konsentrasi dan efektivitas memanfaatkan peluang diprediksi menjadi penentu hasil pertandingan.
"Ada banyak rintangan untuk menjuarai Piala Dunia. Anda harus terus bersaing hingga perempat final atau semifinal. Anda harus mampu melewati rintangan-rintangan itu. Tentu saja, Brasil sudah berkali-kali menjuarai Piala Dunia, tetapi saya pikir Jepang sedang bergerak ke arah yang benar, mereka berada di jalur yang tepat."tambahnya.
Marcus Tulio Tanaka berharap siapa pun yang keluar sebagai pemenang mampu melangkah jauh di Piala Dunia FIFA 2026. Ia mengaku bersyukur pernah menjadi bagian dari sejarah sepak bola kedua negara yang kini kembali dipertemukan di panggung dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....