Ini 5 Piala Dunia Paling Dramatis Sepanjang Sejarah
- 31 Mei 2026 07:10 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Piala Dunia bukan sekadar turnamen sepak bola. Selama lebih dari sembilan dekade, ajang empat tahunan ini telah menghadirkan kisah heroik, kontroversi, tragedi, hingga momen yang mengubah sejarah olahraga dunia. Di balik trofi yang diperebutkan para pemain terbaik dunia, terdapat sejumlah edisi Piala Dunia yang dikenang karena drama luar biasa yang sulit dilupakan.
Dilansir dari kanal YouTube Cerita Bola Toplist, beberapa edisi Piala Dunia dianggap sebagai turnamen paling dramatis sepanjang sejarah karena menghadirkan kejutan, kontroversi, serta pertandingan yang masih menjadi bahan perdebatan hingga saat ini.
1. Piala Dunia 2002: Kejutan Korea Selatan dan Kebangkitan Ronaldo
Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang menjadi sejarah karena untuk pertama kalinya digelar di kawasan Asia. Turnamen ini juga menjadi panggung kebangkitan Ronaldo Nazario setelah pulih dari cedera panjang yang hampir mengakhiri kariernya.
Ronaldo tampil luar biasa dengan mencetak delapan gol dan membawa Brasil meraih gelar juara dunia kelima. Namun sorotan terbesar justru datang dari tuan rumah Korea Selatan yang tampil sebagai kuda hitam.
Tim Negeri Ginseng secara mengejutkan menyingkirkan Italia dan Spanyol dalam pertandingan yang diwarnai berbagai keputusan kontroversial wasit. Langkah Korea Selatan hingga semifinal menjadi salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Piala Dunia.
Drama lainnya terjadi saat Inggris berhasil mengalahkan Argentina melalui penalti David Beckham. Kemenangan tersebut dianggap sebagai balas dendam manis atas kartu merah Beckham pada Piala Dunia 1998.
2. Piala Dunia 1966: Gol Hantu yang Mengubah Sejarah
Ketika Inggris menjadi tuan rumah pada 1966, tidak ada yang menyangka turnamen itu akan melahirkan salah satu kontroversi terbesar sepanjang masa.
Inggris berhasil menjuarai Piala Dunia untuk pertama dan satu-satunya kali setelah mengalahkan Jerman Barat 4-2 di partai final. Namun hingga kini publik sepak bola masih memperdebatkan gol ketiga Inggris yang dicetak Geoff Hurst.
Bola hasil tembakannya membentur mistar dan memantul ke bawah sebelum keluar lapangan. Asisten wasit tetap mengesahkan gol tersebut meski tidak ada bukti pasti bola telah melewati garis gawang secara penuh.
Geoff Hurst juga mencatat sejarah sebagai satu-satunya pemain yang mencetak hattrick di final Piala Dunia.
Drama lainnya bahkan sudah terjadi sebelum turnamen dimulai. Trofi Jules Rimet sempat dicuri saat dipamerkan kepada publik dan membuat panitia serta aparat keamanan Inggris panik.
3. Piala Dunia 1986: Saat Maradona Menjadi Dewa Sepak Bola
Jika ada satu pemain yang benar-benar mendominasi Piala Dunia, maka nama Diego Maradona hampir pasti berada di urutan teratas.
Pada Piala Dunia 1986 di Meksiko, Maradona membawa Argentina menjadi juara melalui penampilan yang dianggap sebagai salah satu performa individu terbaik sepanjang sejarah sepak bola.
Turnamen ini melahirkan dua momen paling ikonik dalam sejarah. Pertama adalah gol kontroversial "Tangan Tuhan" ke gawang Inggris. Kedua adalah aksi solo run spektakuler yang kemudian dinobatkan sebagai "Goal of the Century".
Argentina akhirnya menjadi juara setelah mengalahkan Jerman Barat di final. Namun kehebatan Maradona membuat banyak orang menilai turnamen tersebut sebagai "Piala Dunia milik Maradona".
Selain itu, laga perempat final antara Brasil dan Prancis juga dianggap sebagai salah satu pertandingan terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia karena kualitas permainan dan dramanya hingga babak adu penalti.
4. Piala Dunia 1990: Saat Afrika Mengguncang Dunia
Piala Dunia Italia 1990 menjadi titik balik bagi sepak bola Afrika.
Meski Jerman Barat keluar sebagai juara setelah mengalahkan Argentina di final, sorotan utama justru tertuju kepada Kamerun yang dipimpin legenda hidup Roger Milla.
Di usia yang mendekati 40 tahun, Roger Milla tampil luar biasa dan membawa Kamerun menjadi tim Afrika pertama yang menembus perempat final Piala Dunia.
Kemenangan 1-0 atas Argentina di laga pembuka menjadi kejutan yang mengguncang dunia sepak bola. Penampilan Kamerun mengubah cara pandang dunia terhadap sepak bola Afrika yang sebelumnya sering diremehkan.
Piala Dunia 1990 juga dianggap sebagai jembatan menuju era sepak bola modern yang semakin dipengaruhi industri hiburan, sponsor, dan komersialisasi.
5. Piala Dunia 1970: Kebangkitan Ajaib Jerman dan Brasil Terbaik Sepanjang Masa
Banyak pengamat menyebut Piala Dunia 1970 di Meksiko sebagai turnamen terbaik dalam sejarah.
Brasil yang diperkuat Pele tampil nyaris sempurna dengan memenangkan seluruh pertandingan sejak babak kualifikasi hingga final. Tim Samba saat itu dianggap sebagai salah satu tim terbaik yang pernah ada.
Namun salah satu drama terbesar justru terjadi di perempat final ketika Inggris menghadapi Jerman Barat.
Saat unggul 2-0 dan pertandingan hanya menyisakan sekitar 20 menit, Inggris merasa kemenangan sudah berada di tangan. Namun Jerman Barat melakukan comeback luar biasa dan membalikkan keadaan menjadi 3-2.
Piala Dunia 1970 juga dikenang sebagai turnamen pertama yang disiarkan secara berwarna ke seluruh dunia, membuka era baru dalam industri siaran olahraga global.
Lebih dari Sekadar Turnamen
Setiap Piala Dunia memiliki kisahnya sendiri. Ada yang dikenang karena kehebatan pemainnya, ada yang terkenal karena kontroversi, dan ada pula yang menjadi simbol perubahan dalam sejarah sepak bola.
Dari gol hantu di Inggris, Tangan Tuhan Maradona, keajaiban Kamerun, kebangkitan Ronaldo hingga sensasi Korea Selatan, semuanya menjadi bagian dari cerita besar yang membuat Piala Dunia selalu ditunggu miliaran penggemar di seluruh dunia.
Karena pada akhirnya, Piala Dunia bukan hanya soal siapa yang menjadi juara. Piala Dunia adalah panggung tempat sejarah ditulis, legenda dilahirkan, dan drama terbesar sepak bola dunia tercipta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....