W3st Side Aksara Sulap Bandara Husein Jadi Panggung Modifikasi

  • 16 Mei 2026 17:51 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Ajang modifikasi mobil bertajuk W3st Side Aksara sukses mencuri perhatian pecinta otomotif dengan menghadirkan konsep pameran yang tidak biasa. Digelar di area Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Sabtu, 16 Mei 2026, acara ini menampilkan sekitar seratus kendaraan roda empat hasil modifikasi dari berbagai komunitas otomotif yang datang dari sejumlah wilayah di Indonesia bagian barat.

Sebagai gelaran perdana, W3st Side Aksara langsung mendapat respons positif dari komunitas otomotif maupun masyarakat umum. Ratusan mobil dengan konsep modifikasi beragam dipamerkan secara eksklusif di dalam area bandara, menciptakan pengalaman yang berbeda dibandingkan ajang otomotif yang biasanya berlangsung di lapangan terbuka atau gedung konvensi.

Founder W3st Side, Zikri Zime, menjelaskan, acara ini memang dirancang untuk merepresentasikan identitas wilayah Indonesia bagian barat. Menurutnya, nama W3st Side dipilih untuk menegaskan konsep tersebut sekaligus menjadi ciri khas yang membedakan ajang ini dari pameran otomotif lainnya.

“Acara W3st Side ini memang ingin menonjolkan sisi barat Indonesia. Jadi orientasinya mengarah ke wilayah waktu Indonesia barat atau WIB, makanya kami menyebutnya W3st Side,” kata Zikri saat ditemui di lokasi acara, Sabtu, 16 Mei 2026.

Antusiasme pengunjung terlihat tinggi sejak acara dibuka. Tidak hanya dihadiri para penggemar modifikasi, event ini juga menarik perhatian keluarga hingga anak muda yang penasaran dengan konsep unik pameran di dalam bandara.

Para pengunjung diajak menikmati suasana bak hendak melakukan perjalanan udara, namun alih-alih menuju ruang tunggu keberangkatan, mereka disuguhi deretan mobil modifikasi dengan tampilan mencolok.

"Kalau yang di Westside sendiri 1 juta. Yang di si Gasrack 4 juta. Tapi yang realistis hadir, kalau misalkan sudah lihat hari ini, kurang lebih 1.000 orang, sudah memenuhi," ucap Zikri.

Para pengunjung mengabadikan deretan mobil yang ditampilkan di event W3st Side (foto:RRI/Senpi)

Di sisi lain, Project Manager W3st Side, Fahmi Damarjati, mengatakan pihaknya sengaja menghadirkan konsep berbeda demi memberikan pengalaman baru bagi dunia otomotif nasional. Ia mengklaim, pameran mobil yang digelar langsung di dalam gedung bandara merupakan yang pertama kali dilakukan di Indonesia.

“Saya ingin menghadirkan terobosan baru. Sejauh yang saya ketahui, setelah melakukan pencarian, belum ada event mobil yang benar-benar berlangsung langsung di dalam gedung bandara seperti ini,” ujar Fahmi di tempat yang sama.

"Ini menjadi pembeda yang sangat signifikan. Bandara punya identitas yang sulit ditiru dan itu yang membuat acara ini punya karakter kuat," sambungnya.

Menurut Fahmi, persiapan acara ini telah dimulai sejak Maret 2026. Prosesnya tidak mudah karena panitia harus memenuhi berbagai persyaratan dan regulasi ketat. Selain izin dari pengelola bandara, mereka juga harus berkoordinasi dengan pihak lalu lintas, unsur TNI, hingga memastikan seluruh instalasi di area venue aman untuk kegiatan pameran.

“Secara venue, prosesnya cukup panjang. Kami masih harus mengikuti regulasi airport sepenuhnya, ditambah aturan dari lalu lintas, TNI, dan pihak pengelola bandara. Belum lagi jarak atap hanya sekitar tiga meter yang dipenuhi alarm detektor, sehingga semua penataan harus benar-benar diperhitungkan,” jelasnya.

Meski penuh tantangan, Fahmi menilai keberhasilan penyelenggaraan W3st Side Aksara menjadi pencapaian tersendiri. Ia optimistis event ini akan menjadi cerita penting dalam sejarah pameran otomotif di Indonesia.

"Kalau ini sukses, nantinya akan jadi cerita bahwa pernah ada event mobil yang digelar di dalam gedung bandara. Itu akan jadi sejarah tersendiri bagi dunia otomotif kita,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....