Merceday Benz 2025 Satukan Komunitas Otomotif Dunia

  • 06 Jul 2025 12:53 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung: Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, secara resmi membuka perhelatan 6th Indonesia International Merceday Benz 2025 yang berlangsung di Mason Pine Hotel, Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (5/7/2024). Acara otomotif bergengsi ini dihadiri para pencinta mobil Mercedes-Benz dari berbagai penjuru dunia, termasuk negara-negara seperti Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, India, Kenya, dan Cyprus.

Kehadiran komunitas internasional ini menjadikan Merceday Benz bukan sekadar ajang pamer kendaraan klasik, tetapi juga peristiwa silaturahmi lintas negara dan budaya.

“Momentum istimewa ini bukan hanya memanjakan mata pecinta otomotif, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi antar komunitas dari Jawa Barat, Indonesia, hingga dunia,” ujar Erwan dalam sambutannya.

Menurutnya, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat saat ini tengah mendorong tiga agenda besar dalam pembangunan daerah, yaitu: peningkatan daya saing pariwisata berbasis komunitas, penguatan ekonomi kreatif dan UMKM, serta pemajuan budaya dan pelestarian lingkungan.

Baca juga: Pesta Rakyat di Kecamatan Padalarang Siapkan 3000 Hadiah

“Event seperti Merceday Benz sangat relevan karena mampu menggabungkan ketiganya. Ada daya tarik wisata otomotif yang menggairahkan ekonomi lokal, pelibatan UMKM kuliner dan kerajinan, serta semangat menjaga sejarah kendaraan klasik,” kata Erwan.

Ia menambahkan, Merceday Benz merupakan bukti bahwa komunitas otomotif bukan sekadar kumpulan penggemar, melainkan kekuatan sosial yang memiliki kontribusi nyata dalam membangun identitas, ekonomi, dan kebudayaan.

“Komunitas adalah kekuatan sosial yang tidak bisa diabaikan. Di tangan mereka, warisan seperti Mercedes-Benz klasik tetap hidup dan punya makna baru di era modern,” tuturnya.

Erwan memastikan Pemda Provinsi Jawa Barat akan terus membuka ruang kolaborasi dengan komunitas dan penyelenggara kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat.

“Jawa Barat adalah tempat tumbuh, tempat berbagi energi positif. Di sini berbagai dinamika peradaban Nusantara saling beririsan dan saling menguatkan,” ungkapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....