KORMI Bandung Barat Perluas Olahraga Tradisional Masyarakat hingga Desa

  • 05 Okt 2026 22:15 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung Barat - Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bandung Barat periode 2026-2031 resmi dilantik. Kepengurusan baru menargetkan olahraga masyarakat semakin dekat dengan warga, termasuk melalui perluasan kegiatan hingga tingkat kecamatan dan desa.

Ketua KORMI Kabupaten Bandung Barat Syahnaz Sadiqah mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah agenda untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga.

Menurut dia, KORMI tidak hanya dituntut memperbanyak kegiatan olahraga, tetapi juga memastikan keberadaannya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Target kami sederhana tetapi strategis. KORMI harus semakin dikenal, semakin dirasakan manfaatnya, dan semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam olahraga masyarakat,” ujar Syahnaz, dalam keterangannya, Senin 5 Oktober 2026.

Ia mengatakan penguatan organisasi menjadi salah satu prioritas dalam lima tahun mendatang. Pembinaan terhadap Induk Organisasi Olahraga (INORGA) masyarakat juga akan ditingkatkan, bersamaan dengan upaya memperluas aktivitas olahraga ke wilayah yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Kami akan memperkuat organisasi, meningkatkan pembinaan INORGA masyarakat, serta memperluas kegiatan sampai ke tingkat kecamatan dan desa,” katanya.

Syahnaz menyadari perluasan olahraga masyarakat tidak dapat dilakukan hanya oleh KORMI. Menurutnya, dukungan berbagai pihak diperlukan agar kegiatan olahraga dapat menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat.

KORMI KBB, kata dia, akan membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, komunitas, perguruan tinggi, sekolah, hingga berbagai elemen masyarakat. “Selain itu, kami ingin membangun kolaborasi yang lebih kuat dengan Pemerintah Daerah, dunia usaha, komunitas, perguruan tinggi, sekolah, serta berbagai elemen masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KORMI Jawa Barat Denda Alamsyah mengingatkan bahwa keberadaan KORMI memiliki fungsi strategis dalam membangun budaya olahraga di tengah masyarakat.

Menurut dia, olahraga masyarakat tidak semata-mata berkaitan dengan prestasi, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pembangunan sumber daya manusia. “Jadi, saya minta KORMI juga menjadi ujung tombak untuk pembangunan masyarakat dan peningkatan SDM di Kabupaten Bandung Barat,” kata Denda.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menilai KORMI memiliki posisi penting karena aktivitas olahraga masyarakat dapat bersentuhan langsung dengan keseharian warga.

Ia mengatakan kegiatan olahraga tidak harus selalu identik dengan aktivitas fisik yang berat. Hal terpenting, masyarakat memiliki kesempatan untuk bergerak dan menjaga kebugaran dengan cara yang menyenangkan.

Selain aktivitas olahraga, Jeje menekankan pentingnya menjaga keberadaan permainan rakyat dan olahraga tradisional sebagai bagian dari kekayaan budaya lokal.

“Jangan sampai anak-anak kita lebih mengenal permainan dari luar, game di gadget mereka, sementara permainan tradisional yang menjadi bagian dari budaya kita justru semakin jarang dimainkan,” katanya.

Pelantikan pengurus KORMI Kabupaten Bandung Barat periode 2026-2031 tersebut menjadi momentum awal bagi kepengurusan baru untuk memperluas gerakan olahraga masyarakat sekaligus memperkuat pelestarian permainan tradisional di wilayah Bandung Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....