Panitia Sirnas A Jabar 2026 Dorong Lahirnya Bibit Juara Nasional
- 03 Okt 2026 17:01 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Pelaksanaan HYDROPLUS Sirkuit Nasional (Sirnas) A Jawa Barat 2026 di Kota Bandung mendapat apresiasi dari panitia penyelenggara. Hingga memasuki babak final, rangkaian pertandingan berlangsung relatif lancar meski sempat terkendala faktor cuaca.
Ketua Panitia HYDROPLUS Sirnas A Jawa Barat 2026,Irjen Pol. Bariza Sulfi, mengatakan pelaksanaan kejuaraan yang berlangsung di Bandung secara umum berjalan sesuai dengan rencana. Sejumlah kendala teknis yang muncul selama pertandingan dapat segera ditangani oleh panitia.
“Ya, kejuaraan Sirnas A ini dilaksanakan di Bandung. Sampai dengan hari ini, alhamdulillah berjalan lancar,” kata Bariza.di GOR Bandung,Jalan Jakarta,Kota Bandung.Sabtu 3 Oktober 2026.

Menurut Bariza, gangguan cuaca sempat terjadi dalam beberapa hari pelaksanaan pertandingan. Namun, kondisi tersebut tidak sampai menimbulkan hambatan berarti terhadap jalannya pertandingan karena panitia segera melakukan penanganan.
“Walaupun ada beberapa hari karena cuaca ada gangguan, tapi itu pun segera bisa diatasi sehingga kendala-kendala yang berarti, khususnya untuk menghambat pertandingan, tidak terjadi,” ujarnya.
Bariza menambahkan, ketepatan waktu pertandingan menjadi salah satu hal yang mendapat respons positif dari para pemain dan ofisial. Menurutnya, pertandingan yang berlangsung sesuai jadwal membantu atlet maupun tim pendamping mengatur waktu istirahat dan menjaga ritme persiapan sebelum bertanding.
“Di hari pertama kami datang ke sini, banyak para official maupun pemain menyampaikan bahwa pelaksanaannya tepat waktu. Dan itu yang sangat diharapkan oleh para pemain maupun official karena bisa mengatur ritme maupun waktu-waktu istirahat para atlet,” tuturnya.
Meski demikian, pelaksanaan pertandingan di dua lokasi, yakni GOR KONI Jalan Jakarta dan GOR Pajajaran, menjadi salah satu catatan yang disampaikan sejumlah ofisial. Kondisi tersebut membuat ofisial yang hanya membawa satu pendamping terkadang harus berpindah lokasi untuk mendampingi atlet yang bertanding.
“Sedikit yang mereka sampaikan memang kendala gedung yang digunakan adalah dua tempat, baik di Jalan Jakarta maupun Jalan Pajajaran. Terkadang, ini sebetulnya yang bermasalah official-nya. Kalau mereka tidak membawa dua official, akhirnya bolak-balik. Nah, itu yang sering dikeluhkan,” kata Bariza.

Namun, secara keseluruhan Bariza menilai penyelenggaraan Sirnas A Jawa Barat 2026 tetap berjalan dengan baik. Ia berharap ajang tersebut tidak hanya menjadi kompetisi bagi para atlet, tetapi juga menjadi wadah untuk menemukan dan mengembangkan talenta muda bulu tangkis yang berpotensi berprestasi di tingkat nasional.
“Tapi sejauh ini, alhamdulillah berjalan lancar dan mudah-mudahan yang terpenting lagi, kegiatan ini bisa menghasilkan bibit-bibit yang bisa mendukung calon-calon juara bulu tangkis di tingkat nasional. Itu yang paling penting,” ucapnya.
Dari sisi animo peserta dan penonton, Bariza menyebut antusiasme mulai terlihat semakin baik, terutama ketika pertandingan memasuki babak final. Ia berharap dukungan masyarakat terhadap kompetisi bulu tangkis di Jawa Barat terus meningkat, termasuk melalui pemberitaan media massa.
“Memang kalau untuk animo, sampai dengan saat ini, terutama di partai final ini cukup baik, ya. Kami mengharapkan sebetulnya peran dari rekan-rekan pers untuk bisa selalu menggaungkan setiap ada momen-momen pertandingan bulu tangkis di Kota Bandung khususnya ataupun di wilayah Jawa Barat,” pungkas Bariza.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....