Perguruan Pringgendani Konsisten Bina Atlet Berprestasi

  • 10 Jul 2026 14:33 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Perguruan Pringgendani yang berlokasi di Jalan Bukit Indah Cisatu, Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, terus menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda melalui seni bela diri. Sejak berdiri pada 1992, perguruan tersebut tetap eksis mencetak atlet-atlet berprestasi meski menghadapi berbagai keterbatasan.

Ketua Perguruan Pringgendani, Iwan, mengatakan konsistensi pembinaan menjadi komitmen utama perguruan selama lebih dari tiga dekade. Menurutnya, seni bela diri tidak hanya membentuk kemampuan teknik bertanding, tetapi juga menanamkan disiplin, tanggung jawab, dan karakter kepada para peserta didik.

"Sejak didirikan pada tahun 1992, Perguruan Pringgendani terus konsisten membina anak-anak melalui seni bela diri. Kami ingin mereka tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter sekaligus mampu berprestasi di berbagai kejuaraan," ujar Jumat 10 Juli 2026.

Dalam menjalankan proses pembinaan, Perguruan Pringgendani berada di bawah arahan Guru Besar Hj. Momo. Kegiatan organisasi didukung oleh Ketua Iwan, Sekretaris Neni, Pelatih Ujang Sukmaya, serta Asisten Pelatih Alfariana atau Arjuwi yang secara rutin mendampingi latihan para atlet.

Menurut Iwan, kerja sama seluruh pengurus menjadi kekuatan utama dalam menjaga kualitas pembinaan. Program latihan dilakukan secara berkesinambungan agar para atlet memiliki kemampuan yang mampu bersaing di tingkat daerah maupun nasional.

Hasil pembinaan tersebut telah melahirkan sejumlah atlet sabuk hitam (black belt) yang aktif mengikuti berbagai kejuaraan. Bahkan, beberapa atlet binaan Perguruan Pringgendani telah tampil pada berbagai kompetisi, termasuk ajang BMW, sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengalaman bertanding.

"Kami bersyukur sudah mampu melahirkan atlet-atlet black belt yang aktif mengikuti berbagai kejuaraan. Itu menjadi bukti bahwa pembinaan yang kami lakukan selama ini berjalan dengan baik," kata Iwan.

Meski demikian, Iwan mengungkapkan sebagian besar peserta didik berasal dari keluarga kurang mampu sehingga sering menghadapi kendala biaya latihan, perlengkapan, hingga mengikuti kejuaraan. Karena itu, pihaknya berharap adanya perhatian dan dukungan dari berbagai pihak agar pembinaan atlet usia dini dapat terus berjalan dan melahirkan prestasi yang membanggakan bagi Kota Bandung.

"Kami berharap ada dukungan dari pemerintah, dunia usaha maupun masyarakat agar anak-anak berbakat dari Ciumbuleuit dapat terus berkembang, berprestasi, dan mengharumkan nama Kota Bandung di berbagai kejuaraan," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....