Dicky Cup 4 Satukan Penghobi Tenis Meja Dukung Prestasi Kota Bandung

  • 27 Jun 2026 12:28 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Kejuaraan Dicky Cup 4 Turnamen Double Kategori 20, 21, dan 22 resmi digelar selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Juni 2026, bertempat di ITC Kota Bandung. Ajang olahraga tenis meja tersebut menjadi wadah berkumpulnya para penghobi pingpong sekaligus mempererat hubungan antarpecinta olahraga tersebut di wilayah Bandung Raya.

Ketua panitia Dicky Cup, Dicky Nur Rizqi, mengatakan turnamen ini bukan hanya sekadar kompetisi untuk mencari pemenang, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi bagi para penghobi tenis meja. Menurutnya, Dicky Cup yang sudah memasuki penyelenggaraan keempat memiliki tujuan untuk membangun kebersamaan dan mendukung perkembangan tenis meja di Kota Bandung.

“Ini untuk penghobi. Kita ini kejuaraan, ya, turnamen Dicky Cup ini sudah yang keempat. Mudah-mudahan ini menjadi ajang silaturahmi yang pertama, sekaligus bisa mendukung program dari PTMSI Kota Bandung,” ujar Dicky.Sabtu 27 Juni 2026.

Ia menjelaskan, selama ini banyak penghobi pingpong yang ingin mengetahui bagaimana mereka dapat berkontribusi terhadap pembinaan olahraga tenis meja di Kota Bandung. Melalui turnamen tersebut, pihaknya berharap dapat menjadi jembatan komunikasi antara penghobi dengan pengurus PTMSI Kota Bandung.

“Banyak rekan-rekan yang bertanya, sampai sejauh mana kita sebagai penghobi bisa mendukung program PTMSI Kota Bandung. Ini yang ingin kita sampaikan agar ke depan penghobi bisa lebih bersinergi dengan pengurus,” katanya.

Dicky menambahkan, penyelenggaraan Dicky Cup ke depan tidak hanya menyasar kategori penghobi, tetapi juga akan diarahkan pada pembinaan atlet usia muda. Menurutnya, kelompok usia seperti 13 tahun, 15 tahun, hingga 19 tahun perlu mendapatkan ruang kompetisi agar muncul bibit atlet berprestasi.

“Ke depannya kita memang akan ada turnamen untuk usia binaan. Jadi bukan hanya penghobi, tetapi juga menjadi sarana untuk mencetak atlet prestasi,” ungkapnya.

Pada pelaksanaan Dicky Cup 4 tahun ini, antusias peserta mengalami peningkatan signifikan. Dicky menyebut jumlah peserta mencapai sekitar 200 pasangan atau hampir 400 pemain yang berasal dari berbagai wilayah Bandung Raya.

“Alhamdulillah sekarang pesertanya sangat banyak peningkatannya. Kalau 200 pasangan berarti hampir 400 orang berkumpul di sini. Ini menunjukkan bahwa olahraga pingpong memiliki peminat yang besar,” jelas Dicky.

Pemilihan lokasi di ITC Kota Bandung, lanjut Dicky, juga memiliki alasan tersendiri. Lokasi tersebut dinilai strategis karena berada di tengah kota sehingga mudah dijangkau peserta dari berbagai daerah, mulai dari Cimahi, Bandung Selatan, hingga Bandung Utara.

“Kita biasanya mengadakan di pinggir kota, sekarang kita pilih di tengah supaya lebih terjangkau semuanya. Alhamdulillah teman-teman dari berbagai wilayah bisa berkumpul bersama di sini,” tuturnya.

Dicky Cup sendiri mulai berjalan sejak 2024 dan terus berkembang hingga tahun 2026. Dicky berharap kegiatan tersebut dapat berlangsung secara berkelanjutan serta menjadi agenda rutin bagi komunitas tenis meja di Kota Bandung.

“Secara pribadi saya berharap ada rezeki dan dukungan agar Dicky Cup ini bisa terus berlanjut. Mudah-mudahan turnamen berikutnya bisa lebih besar lagi,” katanya.

Dalam turnamen ini, panitia juga memberikan penghargaan kepada para pemenang berupa piala, hadiah uang pembinaan, serta penghargaan hingga babak delapan besar. Menurut Dicky, apresiasi tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para peserta yang telah berpartisipasi.

“Juara pertama, kedua, ketiga bersama sampai delapan besar mendapatkan hadiah. Ini sebagai bentuk kadeudeuh dan motivasi agar para penghobi terus berkembang,” ujarnya.

Dicky berharap keberadaan Dicky Cup dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan tenis meja di Kota Bandung. Ia menilai banyak penghobi yang memiliki potensi dan siap mendukung program pembinaan olahraga yang dijalankan PTMSI Kota Bandung.

“Harapan kami PTMSI Kota Bandung semakin solid dan atlet-atletnya semakin berprestasi. Banyak teman-teman penghobi yang sebenarnya memiliki potensi dan siap mendukung program pembinaan,” pungkas Dicky.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....