Muaythai Indonesia Raih Tujuh Medali Dunia, Bukti Pembinaan Terus Berkembang
- 26 Jun 2026 12:59 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Kontingen Muaythai Indonesia berhasil mencatatkan prestasi membanggakan pada ajang IFMA Senior World Championships 2025 yang berlangsung di Malaysia pada 16–26 Juni 2026. Kejuaraan dunia tersebut menjadi momentum penting bagi atlet-atlet Merah Putih untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di hadapan para peserta dari berbagai negara.
Ajang bergengsi yang mempertemukan atlet Muaythai terbaik dunia itu menjadi pembuktian bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam olahraga bela diri tersebut. Persaingan ketat yang diikuti negara-negara kuat tidak menghalangi langkah para atlet Indonesia untuk tampil penuh semangat dan membawa pulang prestasi.
Pada kejuaraan dunia kali ini, kontingen Indonesia berhasil mengoleksi total tujuh medali, terdiri dari tiga medali perak dan empat medali perunggu. Meski belum mampu meraih medali emas, pencapaian tersebut tetap menjadi catatan positif bagi perkembangan Muaythai nasional.

Tiga medali perak berhasil disumbangkan oleh Aldento melalui nomor Waikru Male Elite. Selain itu, pasangan Gina dan Kalya juga sukses mempersembahkan medali perak pada nomor Mai Muay Senior U-24, serta Elijah yang tampil impresif pada kategori School U-16.
Sementara itu, empat medali perunggu diraih oleh para atlet yang menunjukkan perjuangan luar biasa sepanjang pertandingan. Dzakiah berhasil meraih perunggu pada nomor Waikru Elite, disusul Zahra pada nomor Waikru Senior U-24.
Prestasi lainnya juga datang dari Redho Rocky yang turun pada kategori Male Elite kelas 51 kilogram serta Fausta pada kategori Female U-24 kelas 48 kilogram. Keduanya mampu menunjukkan kemampuan dan mental bertanding yang kuat di tengah ketatnya persaingan atlet dunia.
Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI), AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang membawa nama Indonesia di kancah internasional.
“Capaian ini patut kita syukuri dan menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Para atlet telah menunjukkan dedikasi, disiplin, semangat juang, dan mental bertanding yang luar biasa di tengah persaingan para atlet terbaik dunia,” ujar LaNyalla.Kamis 25 Juni 2026.

Menurut LaNyalla, hasil yang diraih dalam kejuaraan dunia tersebut merupakan gambaran dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Kerja sama antara PBMI, pengurus daerah, pelatih, serta berbagai pihak terkait menjadi bagian penting dalam membangun prestasi atlet.
“Para atlet telah membuktikan bahwa Indonesia mampu bersaing dan berdiri sejajar dengan negara-negara kuat Muaythai internasional. Keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan,” katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan di ajang internasional tidak hanya diukur dari jumlah medali yang diperoleh, tetapi juga dari pengalaman dan perkembangan atlet dalam menghadapi persaingan tingkat dunia.
“Kejuaraan dunia ini bukan hanya tentang medali, tetapi juga tentang membangun tradisi prestasi, memperkuat pengalaman internasional atlet, dan meningkatkan kualitas pembinaan atlet nasional,” tegas LaNyalla.
Sekretaris Jenderal PBMI, Azwan Karim, menilai hasil yang diraih kontingen Indonesia menjadi bukti bahwa program pembinaan Muaythai nasional berada di jalur yang tepat.
“Hasil ini sangat berharga karena diraih di level persaingan dunia yang sangat ketat. Selain menghasilkan medali, kejuaraan ini memberikan pengalaman penting bagi atlet untuk terus berkembang,” ujar Azwan.

Azwan menegaskan PBMI akan terus melakukan evaluasi dan memperkuat program pembinaan agar atlet-atlet Indonesia semakin siap menghadapi berbagai kejuaraan internasional berikutnya. Dukungan terhadap atlet muda juga menjadi bagian dari strategi menciptakan regenerasi prestasi.
Selain memberikan apresiasi kepada para atlet, PBMI juga menyampaikan penghargaan kepada International Federation of Muaythai Associations (IFMA) yang telah menyelenggarakan kejuaraan dengan baik serta menjunjung tinggi nilai sportivitas, persahabatan, dan persatuan antarbangsa.
Hasil tujuh medali pada IFMA Senior World Championships 2025 menjadi modal berharga bagi perjalanan Muaythai Indonesia ke depan. Prestasi tersebut mempertegas bahwa Indonesia terus berkembang dan memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu kekuatan utama Muaythai dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....