Pelita Jaya Akui Kalah Agresif dari Hornbills, Fokus Bangkit di Game Ketiga
- 22 Jun 2026 15:10 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Jakarta – Pelatih Pelita Jaya Jakarta, David Singleton, mengakui Bogor Hornbills tampil lebih baik saat mengalahkan timnya 83-63 pada pertandingan kedua Final IBL 2026, di GMSB Kuningan, Jakarta, Minggu 21 Juni 2026. Hasil itu membuat kedudukan seri menjadi imbang 1-1.
Pelatih yang akrab disapa Dave itu memberikan apresiasi kepada Hornbills yang dinilainya lebih unggul dalam intensitas permainan sejak awal laga. Ia menilai Hornbills bermain lebih agresif dibandingkan timnya pada pertandingan tersebut.
"Kredit untuk Bogor Hornbills. Mereka pantas menang hari ini. Mereka bermain lebih keras, lebih agresif, dan menunjukkan semangat yang lebih besar dibanding kami," kata Dave pasca pertandingan.
Menurutnya, Pelita Jaya gagal menunjukkan identitas permainan yang selama ini menjadi kekuatan tim sepanjang musim. "Mereka memenangkan duel fisik, merebut bola-bola lepas, dan memaksakan gaya bermain mereka kepada kami. Kami kecewa karena tidak mampu bermain sesuai standar yang sudah kami bangun selama berbulan-bulan," ujarnya.
Dave juga menyoroti minimnya kontribusi pemain lokal Pelita Jaya pada pertandingan tersebut. Ia menilai pertahanan agresif Hornbills berhasil mengganggu ritme permainan timnya.
"Mereka bermain sangat disiplin dan agresif. Kami harus lebih baik dalam membaca situasi yang diberikan pertahanan mereka dan lebih berani menciptakan peluang sendiri," katanya.
Pelita Jaya sebenarnya sempat memulai pertandingan dengan cukup baik melalui beberapa stop defensif. Namun sejumlah turnover pada awal laga membuat Hornbills mendapatkan momentum yang kemudian sulit dihentikan.
"Ketika kami mendapatkan beberapa stop, kami justru kehilangan bola pada possession berikutnya. Itu memberi mereka kepercayaan diri dan momentum pertandingan," kata Singleton.
Sementara itu, pemain Pelita Jaya, Andakara Prastawa, menambahkan bahwa masalah foul turut memengaruhi performa tim sepanjang pertandingan. Ia pun mengatakan timnya perlu tampil lebih baik pada pertandingan lainnya di seri final tahun ini.
"Masih banyak yang harus kami benahi. Seperti yang disampaikan Coach Dave, kami harus tampil jauh lebih baik pada pertandingan berikutnya," ujarnya.
Dave juga tetap memberikan dukungan kepada pemain asing andalannya, Perrin Buford, yang belum mampu tampil maksimal pada Game 2. Menurutnya, Buford merupakan bagian penting dari strategi tim dan diyakini akan bangkit pada laga selanjutnya.
"Perrin adalah pemain yang sangat bagus dan cerdas. Saya tahu dia kecewa dengan performanya hari ini, tetapi saya yakin dia akan kembali lebih baik di Game 3," katanya.
Meski mengalami kekalahan telak, Dave menegaskan peluang Pelita Jaya untuk merebut gelar juara masih terbuka lebar. Ia optimistis timnya akan menunjukkan respons positif saat seri berlanjut ke Game 3 yang akan berlangsung di Bogor pada Rabu 24 Juni 2026 mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....