Dukungan Pribadi Yoko Angga Surya Sukseskan Kejuaraan Gulat UPI Open 2026

  • 16 Jun 2026 16:38 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Jawa Barat, H. Yoko Angga Surya, memberikan dukungan penuh secara pribadi terhadap penyelenggaraan Kejuaraan Gulat UPI Open 2026. Kejuaraan tersebut akan berlangsung pada 21-22 Juni 2026 di GOR Gulat Pajajaran, Bandung, dan menjadi salah satu ajang penting dalam kalender pembinaan atlet gulat usia muda.

Menurut Yoko, dukungan yang diberikannya merupakan bentuk komitmen terhadap pengembangan olahraga gulat di Jawa Barat. Ia menilai kejuaraan yang digagas oleh Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) tersebut memiliki nilai strategis dalam menambah jam terbang atlet sekaligus meningkatkan kualitas kompetisi.

"Kebetulan pihak UPI mau mengadakan Open Tournament. Jadi saya support mereka. Dan umurnya dibatasi sampai 24 tahun. Kejuaraan mempertandingkan 25 nomor putra dan putri," ujar Yoko saat ditemui di Bandung, Selasa 16 Juni 2026.

Meski demikian, Yoko mengaku belum mendapatkan data pasti mengenai jumlah Pengurus Cabang (Pengcab) PGSI yang akan berpartisipasi. Pihaknya masih melakukan pendataan dan koordinasi dengan sejumlah daerah untuk memastikan jumlah peserta yang akan ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.

"Secepatnya saya akan monitor yang akan ikut. Tapi yang jelas DKI Jakarta sudah memastikan ikut ambil bagian di UPI Open ini," katanya.

Yoko menilai kehadiran kontingen dari luar Jawa Barat menjadi indikator bahwa UPI Open memiliki daya tarik tersendiri. Bahkan, daerah lain mulai memanfaatkan kejuaraan tersebut sebagai sarana evaluasi dan penguatan program pembinaan atlet mereka.

"DKI saja ikut 17 kelas. Artinya DKI betul-betul tahu dan memanfaatkan ajang itu untuk memantau pembinaan atlet gulat mereka," ungkapnya.

Lebih jauh, Yoko menegaskan bahwa UPI Open akan menjadi ajang pemanasan yang sangat penting bagi para pegulat Jawa Barat yang diproyeksikan tampil pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Melalui kompetisi ini, atlet dapat mengukur kemampuan sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi persaingan yang sesungguhnya.

Di balik penyelenggaraan kejuaraan tersebut, ternyata terdapat peran seorang atlet muda Jawa Barat yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan olahraga gulat. Yoko mengungkapkan bahwa ide pelaksanaan UPI Open berasal dari Juan, mahasiswa UPI yang juga merupakan atlet aktif PGSI Kota Bandung.

"Saudara Juan yang juga mahasiswa UPI datang ke saya dan menyampaikan niatnya menggelar Kejuaraan Gulat UPI Open itu. Jelas niat baiknya saya sambut dengan baik. Apalagi Juan juga atlet gulat aktif Pengcab PGSI Kota Bandung dan bakal tampil di Porprov di kelas 87 kilogram," paparnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Yoko mengaku langsung menanyakan berbagai kebutuhan panitia agar pelaksanaan kejuaraan berjalan lancar. Menurutnya, keberhasilan UPI Open tidak hanya menguntungkan panitia penyelenggara, tetapi juga mendukung program pembinaan yang dijalankan PGSI Jawa Barat.

"Intinya begini, saya akan bantu panitia UPI Open itu demi lancarnya kejuaraan mereka. Ini kan juga membantu program Pengprov PGSI Jabar," ujarnya.

Ketika ditanya kemungkinan meminta bantuan pendanaan kepada KONI Jawa Barat, Yoko menegaskan pihaknya memilih berupaya secara mandiri. Ia memahami kondisi anggaran olahraga saat ini sehingga merasa dukungan pribadi menjadi salah satu solusi untuk memastikan kejuaraan tetap dapat terlaksana dengan baik.

"Gak lah. Kita kan tahu sendiri bagaimana kondisi KONI Jabar sekarang. Ya kita usahakan sendiri lah, mungkin secara pribadi saya membantu. Dan ini bagian dari tanggung jawab Ketua Pengprov cabang olahraga untuk mendukung pembinaan atlet," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....