23 Atlet Muaythai Terbaik Indonesia Tampil di Ajang Muaythai Bergengsi Dunia

  • 16 Jun 2026 12:54 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang – World Muay Championship dan World School Muay resmi jadi panggung puncak tertinggi kejuaraan Muaythai amatir dunia di Malaysia. Di ring inilah para jawara dari 100+ negara adu teknik paling murni, dan Indonesia mengirim 23 atlet terbaiknya untuk bertarung demi Merah Putih.

“Ini bukan turnamen biasa. Ini puncaknya Muaythai amatir dunia, tempat lahirnya juara dunia masa depan,” ujar Promotor DonTing Athlete Management Tine Yowargana kepada RRI di Subang, Selasa 16 Juni 2026.

Sebanyak 16 atlet Elite dan 7 atlet Pelajar mewakili Indonesia di event paling bergengsi se-Muaythai amatir. Mereka lolos seleksi ketat dan kini siap bersaing di level yang sama dengan bintang-bintang dunia.

“Kami berangkat bukan hanya membawa nama pribadi, tapi kehormatan bangsa Indonesia,” tegas Tine Yowargana.

Dominasi Jawa Barat terasa kuat di kategori Fight Senior Elite. Edwin Pratama Putra 63,5 Kg, Gino Rinaldi 57 Kg, dan Syakira Intan 48 Kg memimpin barisan atlet Jabar yang siap mengguncang ring kejuaraan dunia.

“Jabar siap jadi lumbung juara, tapi kami tetap solid sebagai satu tim Indonesia,” kata Tine yang juga Ketua Umum Pengprov Muaythai Indonesia Jabar.

Kelas U24, Wai Kru, dan Mai Muay jadi sorotan karena menampilkan seni bela diri Muaythai paling otentik. Delfan Dwi, Ananda Amarensi, Fausta Latifa, dan Zahra Permatasari siap menunjukkan jurus warisan leluhur Thailand di panggung dunia.

“U24 adalah masa depan Muaythai Indonesia, kami latihan mati-matian untuk momen puncak ini,” tegasnya.

Tim Pelajar Indonesia membuktikan usia muda bukan penghalang di kejuaraan paling prestisius ini. Saddam Muda U18 51 Kg, Imran Abdul U16 51 Kg, dan Orion Mirin U14 36 Kg datang dengan mental baja untuk menantang pelajar terbaik dunia.

“Meski masih pelajar, mental mereka sudah setara senior. Kami siap tempur di puncaknya,” ungkap Ting.

Jawa Barat menambah kekuatan di nomor seni Wai Kru Pelajar lewat Niskala Riksa Sunda Siviadi, ynag akrab di sapa Nay Sunda. Ia bergabung bersama Putri Merryam U16 dan Niskala Riksa U16 untuk mengharumkan budaya Muaythai lewat gerakan Wai Kru yang penuh makna.

“Wai Kru adalah jiwa Muaythai, dan Nay Sunda siap menjaga marwah itu untuk Jabar,” sambung Tine.

Dengan 24 nomor pertandingan yang diikuti 23 atlet, target Indonesia jelas: berdiri di podium tertinggi kejuaraan Muaythai amatir dunia. PB Muaythai Indonesia optimis skuad Merah Putih bisa mengulang sejarah dan mengharumkan nama bangsa.

“23 nama, satu tujuan. Pulang dari puncak tertinggi ini dengan medali untuk Indonesia,” tandasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....