Workshop Pelatih Perkuat Target Prestasi Kota Bandung menuju Porprov 2026

  • 14 Jun 2026 18:47 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bandung terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menggelar Workshop Pelatihan Pra Porprov 2026 yang berlangsung di RS Murni Teguh, Jalan Naripan, Kota Bandung, Minggu 14 Juni 2026.

Sekretaris Dispora Kota Bandung, Hendy Maulana Yusup, menegaskan bahwa kegiatan tersebut difokuskan untuk meningkatkan kapasitas para pelatih sebagai ujung tombak pembinaan prestasi. Menurutnya, keberhasilan kontingen Kota Bandung pada Porprov mendatang sangat bergantung pada kesamaan visi dan misi seluruh elemen pembinaan olahraga.

“Kami dari Dispora dan pengurus KONI Kota Bandung sedang bersiap agar kontingen Kota Bandung bisa mencapai hasil yang maksimal pada gelaran Porprov 2026. Oleh karena itu kegiatan ini fokusnya kepada pelatih, bagaimana mereka memiliki visi dan misi yang sama dalam mengejar target prestasi,” ujar Hendy.

Dalam workshop tersebut, berbagai aspek penting yang menunjang performa atlet turut dibahas secara komprehensif. Mulai dari pola nutrisi, kesehatan olahraga, penanganan cedera, hingga aspek psikologis atlet menjadi materi utama yang diberikan kepada para peserta dari berbagai cabang olahraga.

Hendy menjelaskan, saat ini Dispora bersama KONI Kota Bandung tengah melakukan pemetaan kebutuhan pembinaan secara menyeluruh, termasuk kebutuhan anggaran menuju Porprov 2026. Langkah tersebut dilakukan agar program pembinaan yang telah disusun dapat berjalan optimal sesuai target yang ditetapkan.

“Saat ini saya bersama Pak Kadispora dan Pak Ketua KONI sedang melakukan pemetaan mengenai besaran anggaran yang diperlukan. Anggaran yang ada saat ini terus kami optimalkan, namun apabila terdapat tambahan anggaran, tentu itu akan menjadi vitamin bagi atlet dan pelatih agar bisa berjuang secara maksimal,” katanya.



Sementara itu, Ketua KONI Kota Bandung, Dr. Nuryadi, M.Pd., mengapresiasi Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) dan Diklatar yang telah menggagas kegiatan workshop tersebut. Ia menyebut agenda ini merupakan tindak lanjut dari tes fisik atlet yang sebelumnya dilaksanakan di Kampus FPOK dan difasilitasi oleh Dispora Kota Bandung.

Menurut Nuryadi, hasil evaluasi menunjukkan kondisi fisik atlet Kota Bandung secara umum berada pada kisaran 70 persen. Meski demikian, mayoritas cabang olahraga berada pada kategori cukup hingga tinggi. Sementara beberapa cabang olahraga seperti bridge dan catur memiliki karakteristik yang tidak terlalu mengandalkan kondisi fisik prima sehingga hasilnya berbeda dibanding cabang olahraga permainan atau olahraga fisik lainnya.

“Tentu saja kami sebagai leading sector olahraga prestasi harus menindaklanjuti data-data tersebut kepada cabang olahraga. Secara umum kondisi fisik atlet berada di angka sekitar 70 persen. Ke depan, khusus cabang olahraga yang membutuhkan kondisi fisik prima, kami targetkan meningkat hingga di atas 85 persen,” ungkap Nuryadi.

Lebih lanjut, Nuryadi menekankan bahwa pembinaan prestasi tidak hanya bertumpu pada aspek fisik semata. Workshop ini juga menjadi sarana peningkatan wawasan para pelatih terkait psikologi olahraga, penanganan cedera, dan nutrisi atlet. Narasumber yang hadir antara lain dr. Mona pada bidang psikologi olahraga, dr. Ian pada aspek cedera olahraga, serta dr. Luli yang membahas nutrisi atlet sekaligus sebagai Direktur RS Murni Teguh.

Kegiatan yang berlangsung sehari penuh tersebut diikuti seluruh cabang olahraga di bawah naungan KONI Kota Bandung, termasuk dua cabang olahraga ekshibisi, sehingga total mencapai 81 cabang olahraga. Nuryadi optimistis workshop ini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan prestasi Kota Bandung pada Porprov 2026. “Saya optimis kegiatan ini bisa berjalan optimal. Anggaran yang diberikan pemerintah kami salurkan melalui pembinaan dan operasional cabang olahraga. Timbal baliknya tentu harus berupa prestasi yang maksimal bagi Kota Bandung di Porprov 2026,” tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....