Satria Muda Takluk dari Bogor Hornbill 79-82, Mimpi ke Final Pupus

  • 13 Jun 2026 08:54 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Langkah Satria Muda Pertamina Bandung untuk menembus partai puncak IBL GoPay 2026 harus terhenti setelah kalah tipis 79-82 dari Bogor Hornbills pada gim keempat semifinal yang berlangsung di GOR Laga Tangkas, Bogor, Jumat, 12 Juni 2026 malam. Kekalahan tersebut membuat tim asal Bandung itu gagal melangkah ke babak final setelah melalui persaingan ketat sepanjang seri semifinal.

Dari sisi statistik, Satria Muda sebenarnya menunjukkan sejumlah catatan positif. Mereka unggul dalam fast break points dengan perbandingan 20 berbanding 3. Persentase lemparan bebas mencapai 80 persen, sedangkan akurasi field goals berada di angka 41 persen atau 28 tembakan masuk dari 67 percobaan.

Satria Muda juga mencatatkan akurasi 48 persen untuk tembakan dua angka dan 35 persen dari garis tiga angka. Selain itu, kontribusi pemain cadangan menghasilkan 22 poin dengan total 21 assist sepanjang pertandingan.

Pelatih Satria Muda Pertamina Bandung, Djordje Jovicic, menilai duel melawan Bogor kembali berlangsung ketat hingga akhir. Namun, ia mengakui timnya kehilangan ritme permainan karena terlalu terburu-buru dan terlalu sering mengandalkan permainan individu.

“Pertandingan kembali berlangsung ketat hingga akhir, seperti setiap pertemuan kami melawan Bogor musim ini. Namun di seri semifinal kali ini kami kurang sabar, terlalu banyak terburu-buru dan mengandalkan isolasi sehingga bola tidak bergerak dengan baik. Dalam situasi seperti itu, jika tidak bisa mencetak poin, permainan menjadi sangat sulit,” ujar Djordje Jovicic setelah pertandingan.

Ia juga mengungkapkan tim sempat memulai pertandingan dengan baik, tetapi kemudian tidak lagi menjalankan pola permainan yang telah direncanakan. Menurutnya, terlalu banyak keputusan individual membuat aliran bola tidak berjalan sebagaimana mestinya. Meski demikian, Djordje tetap memberikan apresiasi kepada seluruh pemain, staf pelatih, fisioterapis, dokter, hingga jajaran manajemen yang telah mendukung tim sepanjang musim.

“Kami semua ingin mencapai final, tetapi musim ini belum cukup. Saya berharap kami semua belajar dari pengalaman ini, memperbaiki diri di segala aspek, dan membangun kembali Satria Muda agar bisa bersaing untuk gelar juara. Tanggung jawab utama ada pada pelatih, lalu pemain, baru kemudian manajemen, dan saya siap memikul itu,” tambahnya.

Sementara itu, pemain Satria Muda Abraham Damar Grahita menilai Bogor Hornbills tampil sangat efektif dan mampu memanfaatkan setiap kesempatan yang tersedia. Menurutnya, kekalahan ini menjadi pengalaman penting bagi Satria Muda untuk berbenah dan tampil lebih kuat pada musim mendatang.

“Ini memang bukan situasi yang mudah, tetapi kredit untuk Bogor Hornbills yang mampu menyesuaikan diri dengan baik dan memaksimalkan setiap peluang yang mereka miliki. Mereka tampil efektif sepanjang game, dan bagi kami ini menjadi pelajaran berharga untuk ke depannya agar bisa lebih siap dan lebih kuat dalam menghadapi tantangan berikutnya,” kata Abraham Damar Grahita.

Berakhirnya perjalanan Satria Muda Pertamina Bandung di IBL GoPay 2026 sekaligus menutup musim yang penuh perjuangan bagi tim tersebut. Dukungan dari para pendukung setia, SMFanatics dan Bluenation, menjadi bagian penting dalam perjalanan Satria Muda sepanjang musim, meski target untuk tampil di partai final belum berhasil diwujudkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....