GSI Kota Cimahi 2026 Resmi Ditutup, Pemkot Dorong Lahirnya Atlet Muda Berkarakter
- 08 Jun 2026 22:50 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudhistira secara resmi menutup Gala Siswa Indonesia (GSI) Tingkat Kota Cimahi Tahun 2026 di Lapangan Sangkuriang, Senin 8 Juni 2026. Penutupan ajang tersebut menandai berakhirnya rangkaian kompetisi sepak bola pelajar SMP yang berlangsung selama sepekan.
Selama pelaksanaan turnamen, Lapangan Sangkuriang menjadi arena pembinaan sekaligus pembuktian kemampuan para pelajar dari berbagai SMP di Kota Cimahi. Semangat bertanding, kerja sama tim, kedisiplinan, dan sportivitas tampak mewarnai setiap pertandingan yang digelar.
Adhitia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Cimahi berkomitmen membangun generasi muda yang sehat, tangguh, berkarakter, dan berprestasi melalui berbagai kegiatan olahraga. Menurutnya, olahraga tidak hanya berorientasi pada pencapaian hasil, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter peserta didik.
“Melalui GSI, para siswa belajar lebih dari sekadar menang. Mereka diajarkan makna kerja keras, disiplin waktu, sportivitas, kemampuan bekerja sama, dan keberanian untuk terus berkembang,” ujar Adhitia.
Ia menilai Gala Siswa Indonesia merupakan wadah strategis untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial sejak usia sekolah. Pembinaan yang dilakukan secara berjenjang membuka peluang bagi setiap peserta untuk berkembang hingga tingkat provinsi maupun nasional.
“Tahun ini GSI Kota Cimahi diikuti 20 tim putra dan 1 tim putri dari SMP se-Kota Cimahi. Angka partisipasi ini bukti semangat kompetisi dan keinginan berprestasi pelajar Cimahi terus tumbuh,” katanya.
Adhitia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan GSI 2026. Dukungan dari dinas terkait, sekolah, panitia, pelatih, serta berbagai pemangku kepentingan dinilai menjadi faktor penting kelancaran kegiatan tersebut.
“Pemkot Cimahi memandang pembinaan olahraga pelajar sebagai investasi jangka panjang. Prestasi lahir dari proses panjang: latihan konsisten, disiplin terjaga, dan karakter yang dibentuk setiap hari,” ucapnya.
Menurutnya, nilai-nilai yang ditanamkan dalam GSI sejalan dengan program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Pola hidup sehat, tanggung jawab, disiplin, serta semangat belajar menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi unggul di masa depan.
“Karena itu Pemkot akan terus mendorong ekosistem pendidikan dan olahraga agar memberi ruang seluas-luasnya bagi anak-anak Cimahi untuk bertumbuh, berkembang, dan menampilkan potensi terbaiknya,” jelas Adhitia.
Pada kesempatan tersebut, Adhitia berpesan kepada seluruh peserta agar tidak menjadikan hasil akhir pertandingan sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan. Ia menekankan pentingnya keberanian untuk berkompetisi secara sehat, kemauan belajar, dan ketekunan dalam meningkatkan kemampuan.
“Saya mengucapkan selamat kepada para juara GSI 2026. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, kedisiplinan, serta dukungan dari orang tua, guru, pelatih, dan sekolah,” tambahnya.
Kepada tim yang akan mewakili Kota Cimahi di tingkat Provinsi Jawa Barat, Adhitia berharap para atlet mampu membawa nama baik daerah dengan menjunjung tinggi sportivitas dan karakter positif. Ia juga menargetkan kontingen Cimahi dapat mengulang keberhasilan tahun 2025 yang berhasil meraih gelar juara pertama tingkat Jawa Barat.
“Bawalah karakter pelajar Cimahi, bertandinglah dengan penuh keyakinan, junjung sportivitas, dan tunjukkan bahwa prestasi dibangun melalui kerja keras,” katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....