Panwasrah Pastikan Persiapan Porprov Jabar 2026 Berjalan Sesuai Rencana

  • 03 Jun 2026 03:53 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 terus menunjukkan perkembangan positif. Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) Porprov XV Jawa Barat 2026, Andrian Tejakusuma, usai memimpin rapat koordinasi bersama para Technical Delegate (TD) yang bertugas mengawal kesiapan teknis setiap cabang olahraga.

Menurut Andrian, rapat koordinasi tersebut digelar sebagai tindak lanjut dari hasil monitoring yang dilakukan Panwasrah ke tiga daerah tuan rumah utama Porprov, yakni ,Kota Bogor, Kota Depok, dan Kota Bekasi. dan . Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

“Alhamdulillah, kami baru saja melaksanakan rapat koordinasi dengan para Technical Delegate terkait persiapan pelaksanaan Porprov. Rapat ini merupakan tindak lanjut dari hasil monitoring yang kami lakukan ke tiga PB Porprov untuk melihat secara langsung perkembangan persiapan yang sedang berjalan,” ujar Andrian.Selasa 2 Juni 2026.

Ia menjelaskan, fokus utama dalam monitoring tersebut adalah memastikan pembentukan panitia pelaksana di masing-masing daerah tuan rumah serta kesiapan venue pertandingan yang akan digunakan selama pelaksanaan Porprov. Menurutnya, penetapan venue membutuhkan koordinasi yang intensif antara panitia daerah dan Technical Delegate agar seluruh standar teknis dapat terpenuhi.

Selain membahas kesiapan sarana dan prasarana olahraga, Panwasrah juga melakukan sosialisasi mengenai sejumlah regulasi baru yang berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab Technical Delegate. Salah satu poin penting dalam regulasi tersebut adalah keterlibatan TD dalam aspek keamanan serta mitigasi kesehatan di setiap venue pertandingan.

“Ada beberapa aturan baru yang harus dipahami oleh seluruh Technical Delegate. Selain bertanggung jawab terhadap aspek teknis pertandingan, kini mereka juga memiliki peran dalam pengawasan keamanan dan mitigasi kesehatan di venue. Hal itu yang kami sosialisasikan dalam rapat koordinasi hari ini,” katanya.

Berdasarkan hasil monitoring dan koordinasi yang telah dilakukan, Panwasrah menilai seluruh penyelenggara bersama (PB) Porprov berada dalam kondisi siap untuk melaksanakan ajang olahraga terbesar di Jawa Barat tersebut. Kesiapan itu terlihat dari dukungan anggaran yang telah disiapkan, pembentukan kepanitiaan, hingga penyusunan rencana kerja yang semakin matang.

“Dari hasil monitoring kami, seluruh PB Porprov menyatakan siap melaksanakan Porprov. Baik dari sisi dukungan anggaran, struktur kepanitiaan, maupun perencanaan pelaksanaan kegiatan. Saat kami melakukan monitoring, seluruh unsur panitia hadir dan memaparkan kerangka kerja yang telah mereka susun,” ungkap Andrian.

Kabar menggembirakan lainnya adalah terbitnya surat edaran dari Sekretaris Daerah Jawa Barat yang ditujukan kepada seluruh pemerintah kabupaten dan kota untuk segera mempersiapkan keikutsertaan dalam Porprov 2026. Surat tersebut dinilai menjadi sinyal kuat bahwa pelaksanaan Porprov tetap berjalan sesuai agenda yang telah ditetapkan.

“Dengan keluarnya surat dari Pak Sekda kepada seluruh kabupaten dan kota, maka berbagai keraguan mengenai pelaksanaan Porprov sudah terjawab. Surat tersebut menegaskan bahwa seluruh kontingen harus mulai mempersiapkan diri untuk mengikuti Porprov,” jelasnya.

Andrian mengakui bahwa sebelumnya masih beredar berbagai spekulasi terkait kepastian pelaksanaan Porprov. Bahkan saat melakukan kunjungan ke daerah tuan rumah, pihaknya sempat menerima pertanyaan mengenai kemungkinan ajang tersebut ditunda atau tidak jadi dilaksanakan. Namun, dengan adanya dukungan resmi dari pemerintah daerah, seluruh pihak kini diminta fokus pada persiapan.

“Kami juga mendengar berbagai isu yang berkembang di masyarakat maupun di lingkungan olahraga. Bahkan ada tuan rumah yang sempat bertanya apakah Porprov jadi atau tidak. Dengan adanya surat resmi tersebut, kami berharap semua pihak tidak lagi ragu dan dapat fokus menyiapkan pelaksanaan Porprov secara maksimal,” tegasnya.

Meski sebagian besar venue telah dipastikan siap digunakan, Panwasrah masih memberikan perhatian khusus terhadap venue cabang olahraga renang yang berada di Kota Bekasi. Venue tersebut saat ini masih dalam tahap pembangunan oleh pihak swasta sehingga memerlukan evaluasi lebih lanjut terkait kelayakan penggunaannya.

“Untuk venue renang di Kota Bekasi, kami masih memberikan waktu hingga bulan Juli untuk melihat progres pembangunannya. Apabila pada bulan Juli progresnya sudah mencapai sekitar 90 persen, maka venue tersebut dapat digunakan. Namun jika belum memenuhi target, kami akan memindahkan pelaksanaan cabang olahraga renang ke Kabupaten Bekasi atau Garut,” pungkas Andrian.

Dengan berbagai langkah koordinasi, monitoring, serta dukungan pemerintah daerah yang terus menguat, Panwasrah optimistis Porprov XV Jawa Barat 2026 dapat berlangsung sesuai jadwal. Lebih dari sekadar penyelenggaraan kompetisi, ajang ini diharapkan menjadi momentum lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Jawa Barat di tingkat nasional maupun internasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....