NPCI Kabupaten Sukabumi Targetkan 5 Emas pada Ajang Peparda 2026
- 25 Mei 2026 12:38 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Sukabumi, Andriansyah, memastikan persiapan menghadapi ajang Peparda terus dimaksimalkan. Berbagai potensi atlet disabilitas di Kabupaten Sukabumi kini mulai dipetakan guna mencapai hasil lebih baik dibanding pelaksanaan sebelumnya.
Menurut Andriansyah, pihaknya telah melakukan pembinaan secara menyeluruh mulai dari atlet, pelatih, ofisial hingga pendamping. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh kebutuhan kontingen dapat terpenuhi sebelum mengikuti pesta olahraga disabilitas tingkat daerah tersebut.
“Alhamdulillah untuk Kabupaten Sukabumi kita sudah memaksimalkan potensi-potensi yang ada, mulai dari atlet, ofisial sampai pendamping lainnya,” ujar Andriansyah saat ditemui dalam persiapan Peparda,di Hotel Papandayan,Kota Bandung Senin 25 Mei 2026.
Ia menjelaskan, jumlah atlet yang diproyeksikan tampil pada Peparda masih menunggu hasil klasifikasi dan kelolosan akhir. Namun NPCI Kabupaten Sukabumi menargetkan sekitar 25 atlet dapat memperkuat kontingen apabila seluruh tahapan berjalan lancar.
“Kalau semuanya lolos, kemungkinan maksimal ada sekitar 25 atlet yang dipersiapkan untuk tampil di Peparda,” katanya.
Dalam ajang Peparda kali ini, NPCI Kabupaten Sukabumi tidak memasang target berlebihan. Andriansyah menegaskan fokus utama kontingen adalah memperbaiki posisi klasemen dan capaian prestasi dibanding tahun sebelumnya.
“Kalau target kami di Sukabumi tentunya ingin memperbaiki peringkat dari tahun kemarin. Mudah-mudahan tahun ini hasilnya bisa lebih baik,” ungkapnya.
Meski optimistis, Andriansyah mengakui persiapan atlet masih dihadapkan pada persoalan efisiensi anggaran. Kebijakan pengurangan anggaran yang terjadi di sejumlah daerah turut berdampak terhadap proses pembinaan atlet disabilitas di Kabupaten Sukabumi.
“Memang kendala utama kami saat ini soal efisiensi anggaran. Ada pengurangan, jadi kami harus menyesuaikan kondisi yang ada,” jelasnya.
Untuk target perolehan medali, NPCI Kabupaten Sukabumi membidik empat hingga lima medali emas pada Peparda mendatang. Target tersebut dinilai realistis dengan melihat potensi atlet yang dimiliki saat ini.
“Insya Allah target kita sekitar lima medali emas. Tidak muluk-muluk, tapi mudah-mudahan empat sampai lima emas bisa kita usahakan semaksimal mungkin,” kata Andriansyah.
Ia menambahkan, cabang olahraga atletik masih menjadi andalan utama Kabupaten Sukabumi dalam perburuan medali. Selain atletik, cabang tenis meja juga diyakini memiliki peluang besar menyumbangkan prestasi bagi kontingen NPCI Kabupaten Sukabumi.
“Kalau peluang medali kemungkinan besar masih dari atletik seperti tahun-tahun sebelumnya. Selain itu tenis meja juga insya Allah punya peluang,” ujarnya.
Andriansyah berharap pelaksanaan Peparda dapat menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi dan keberadaan atlet disabilitas kepada masyarakat luas. Menurutnya, para penyandang disabilitas di Kabupaten Sukabumi memiliki kemampuan dan prestasi yang tidak kalah dengan atlet lainnya.
“Harapan saya dengan adanya Peparda ini masyarakat semakin tahu bahwa disabilitas di Kabupaten Sukabumi itu ada dan juga mampu berprestasi,” tuturnya.
Ia juga berharap dukungan pemerintah daerah terhadap olahraga disabilitas semakin meningkat, terutama dalam hal penguatan anggaran pembinaan atlet. Mengingat wilayah Kabupaten Sukabumi yang luas, menurutnya diperlukan perhatian lebih agar proses pembinaan atlet disabilitas bisa berjalan maksimal.
“Kabupaten Sukabumi wilayahnya luas, jadi memang perlu perhatian dan konsentrasi lebih dalam pembinaan atlet disabilitas,” katanya.
Terkait dukungan anggaran, Andriansyah berharap usulan tambahan dana yang diajukan NPCI Kabupaten Sukabumi dapat terealisasi pada perubahan anggaran tahun ini. Saat ini, anggaran murni yang diterima sebesar Rp100 juta dinilai masih belum mencukupi kebutuhan persiapan Peparda.
“Mudah-mudahan usulan tambahan anggaran bisa terealisasi juga. Saat ini anggaran murni kita Rp100 juta dan tentu masih membutuhkan tambahan untuk persiapan atlet,” ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....