Maranatha dan ITHB Melaju Final Campus League Regional Bandung 2026

  • 21 Mei 2026 17:19 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Ajang Campus League 2026 Basketball Regional Bandung Season 1 resmi digelar di Gedung Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jalan Setiabudi, Kota Bandung, pada 17 hingga 22 Mei 2026. Kompetisi antarmahasiswa tersebut menjadi salah satu rangkaian turnamen nasional yang sebelumnya telah berlangsung di Surabaya, Yogyakarta, dan Samarinda.

Regional Bandung menjadi seri keempat dalam pelaksanaan Campus League 2026. Setelah Bandung, kompetisi akan berlanjut ke regional Jakarta sebelum memasuki fase nasional atau The National yang dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 13 Juni 2026 di Jakarta.

Sebanyak 13 perguruan tinggi dari berbagai daerah di Jawa Barat ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Kategori putra diikuti 12 tim yang dibagi ke dalam empat grup, sedangkan kategori putri diikuti tujuh tim yang terbagi ke dalam dua grup penyisihan.

Pada penyelenggaraan tahun ini, panitia menerapkan sistem setengah kompetisi atau round-robin di fase grup. Setiap tim saling bertemu satu kali dalam grup masing-masing untuk menentukan tim terbaik yang melaju ke babak berikutnya.

Untuk kategori putra, tim yang lolos dari fase grup melanjutkan perjuangan ke babak perempat final hingga semifinal. Sementara kategori putri langsung memainkan babak semifinal setelah menyelesaikan pertandingan fase penyisihan grup.

Laga semifinal tim putri yang berlangsung Kamis, 21 Mei 2026, menghadirkan rivalitas klasik antara Universitas Kristen Maranatha melawan Universitas Padjadjaran (Unpad). Dalam pertandingan yang berlangsung sengit, Maranatha sukses menundukkan Unpad dengan skor meyakinkan 64-36 dan memastikan tiket menuju partai final.

Pelatih tim putri Universitas Kristen Maranatha, Arif Gunarto, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya yang tampil penuh semangat meski dengan keterbatasan skuad. Ia menilai anak asuhnya mampu menjalankan strategi permainan dengan baik sepanjang pertandingan.

“Walaupun kami hanya memiliki lima pemain inti berpengalaman, mereka berjuang mati-matian untuk menang melawan Unpad yang juga tampil tangguh. Untuk final besok, anak-anak harus recovery dan menjaga fokus permainan. Saya selalu tekankan bahwa setiap pertandingan adalah final,” ujar Arif.Kamis 21 Mei 2026.

Pemain tim putri Maranatha,Berlian Yesi Triutari,, mengungkapkan pertandingan melawan Unpad sangat menguras energi karena lawan terus memberikan tekanan sepanjang laga. Namun menurutnya, kekompakan dan komunikasi antarpemain menjadi kunci kemenangan tim.

“Sebelum buzzer quarter akhir berbunyi, kami harus terus berjuang dan tidak boleh merasa capek. Kuncinya kami harus kompak, saling menyemangati, dan menjaga komunikasi baik di dalam maupun luar lapangan,” kata Berlian.

Berlian yang juga merupakan pemain tim nasional basket 3x3 Indonesia pada Asian Beach Games 2026 di Sanya, Tiongkok, menambahkan bahwa suasana tim yang solid membuat para pemain mampu bertahan dalam tekanan pertandingan. Ia menegaskan kemenangan tidak hanya ditentukan kemampuan individu, tetapi juga kerja sama tim secara menyeluruh.

Sementara itu, pada pertandingan semifinal kategori putra, Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) tampil dominan saat menghadapi Universitas Widyatama. ITHB berhasil mengamankan kemenangan telak dengan skor 73-45 sekaligus memastikan tempat di babak final Campus League Regional Bandung.

Pelatih tim putra ITHB,Ricky Gunawan mengaku tetap memiliki sejumlah catatan evaluasi meskipun timnya berhasil meraih kemenangan meyakinkan. Ia menilai para pemain sempat kehilangan fokus ketika lawan melakukan perubahan strategi pertahanan.

“Di quarter awal defense kami sudah rapi. Namun masuk quarter kedua, Widyatama melakukan adjustment defense yang cukup menyulitkan kami. Anak-anak butuh waktu untuk melakukan counter attack hingga akhirnya bisa meninggalkan poin lawan cukup jauh,” ungkap Ricky.

Kapten tim putra ITHB,Muhammad Raisha, merasa puas dengan penampilan timnya yang sukses mengamankan tiket final. Pemain bernomor punggung 11 itu bahkan mencatatkan triple-double dalam pertandingan semifinal tersebut.

“Kami sudah berlatih bersama dan membangun kepercayaan satu sama lain. Dalam basket, yang penting adalah bermain kooperatif dan kompak sebagai tim. Kami juga selalu mengikuti instruksi pelatih sehingga bisa keluar dari tekanan lawan,” ujar Raisha.

Juara dan runner-up Campus League 2026 Basketball Regional Bandung Season 1 nantinya akan melaju ke putaran nasional bersama wakil dari regional Surabaya, Yogyakarta, Samarinda, dan Jakarta. Kompetisi tersebut menjadi bagian dari misi besar Campus League dalam membangun budaya olahraga kampus melalui tiga pilar utama, yakni athleticism, academics, dan affinity, sekaligus memberi ruang bagi lahirnya talenta muda basket Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....