PBMI Peringatkan ASMUTRI Dilarang Menggelar Kejuaraan dalam Level Apapun

  • 13 Mei 2026 22:18 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang - Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI), selaku induk olahraga Muaythai di bawah naungan International Federation of Muaythai Associations (IFMA), mengeluarkan peringatan keras terhadap Asosiasi Muaythai Tradisional Indonesia (ASMUTRI). Wakil Ketua Umum PBMI, Rahyang Mandalajati Evi Silviadi SB menegaskan, ASMUTRI tidak diperbolehkan menggelar pertandingan dalam level apa pun tanpa adanya rekomendasi resmi dari PBMI, sebagai induk organisasi cabang olahraga prestasi.

Ketegasan ini didasarkan pada regulasi hukum yang berlaku di Indonesia. Evi Silviadi mengingatkan, penyelenggaraan ajang olahraga tanpa izin dan rekomendasi dari induk cabang olahraga, dapat berimplikasi hukum serius. Dasar Hukumnya jelas yaitu, Undamg-undang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) No. 11 Tahun 2022.

Konsekuensinya, terdapat ancaman sanksi pidana bagi pihak yang memaksakan penyelenggaraan pertandingan, tanpa menaati prosedur regulasi yang sah.

"Kami tegaskan kepada ASMUTRI, jangan memaksakan menggelar pertandingan di level mana pun, baik pusat, provinsi, maupun daera, tanpa rekomendasi PBMI. Ada aturan hukum yang jelas dalam UU No. 11 Tahun 2022," ujar Evi Silviadi, Rabu 13 Mei 2026.

Perbedaan Olahraga Prestasi vs Rekreasi,

PBMI menekankan pentingnya pemahaman mengenai klasifikasi organisasi sesuai regulasi internasional (IFMA - International Federation of Muaythai Associations). Evi menjelaskan, di bawah aturan IFMA, Muaythai murni dikategorikan sebagai olahraga prestasi. Sementara ASMUTRI, yang bernaung di bawah Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI), seharusnya berfokus pada aspek budaya dan rekreasi, bukan menggelar pertandingan kompetitif yang menyerupai skema olahraga prestasi.

Instruksi untuk Pengurus Daerah. Sebagai langkah pengawasan, Waketum PBMI menginstruksikan seluruh jajaran Pengurus Provinsi (Pengprov), serta Pengurus Kabupaten/Kota (Pengkab/Pengkot) Muaythai di seluruh Indonesia untuk tetap waspada. PBMI meminta para pengurus di daerah, segera melapor ke pusat jika menemukan adanya indikasi, atau pelaksanaan pertandingan Muaythai yang digelar oleh ASMUTRI tanpa koordinasi, dan izin resmi.

"Hal ini dilakukan, demi menjaga integritas pembinaan atlet dan kepatuhan terhadap hukum olahraga, yang berlaku di tanah air," tandasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....