Satria Muda Pertamina Bandung Dipaksa Tunduk oleh Tamunya Dewa United Banten

  • 04 Mei 2026 09:12 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Satria Muda Pertamina Bandung gagal mencatat kemenangan saat menjamu lawannya Dewa United Banten dengan skor akhir 79-94, pada laga terakhir sebelum memasuki babak Play Off kompetisi IBL Gopay 2026, di Bandung Arena, Minggu, 3 April 2026 malam.

Dengan absennya Giorgi Bezhanishvili, Satria Muda Pertamina Bandung menurunkan Abraham Damar Grahita, Jalen Jones, Widyanta Putra Teja, Julian Chalias, dan Niven Antone Glover sebagai lima pemain pertamanya.

Secara statistik, Satria Muda unggul dalam steals dengan total 11 berbanding 8. Akurasi free throw di angka 64 persen sempat membantu tim memperkecil jarak skor. Namun, akurasi field goals hanya 35 persen (27/76), termasuk 37 persen untuk tembakan dua poin dan 34 persen untuk tembakan tiga poin. Kontribusi bench point dengan 17 poin tetap memberi dorongan, meski belum mampu mengubah hasil akhir.

Niven Antone Glover memimpin perolehan angka dengan 21 poin, diikuti Abraham Damar Grahita dengan memberikan 15 poin, Yudha Saputera dengan 15 poin, Jalen Jones dengan 14 poin serta Widyanta Putra Teja dengan tambahan 12 poin. Dengan mencatat 27 assist, Satria Muda Pertamina Bandung tetap harus mengakui keunggulan lawan.

Pelatih Satria Muda Pertamina Bandung, Djordje Jovicic, dengan kekalahan yang diderita oleh Yudha Saputera dan kawan-kawan, ai pun langsung memberikan evaluasi atas performa tim dan menyoroti faktor yang menentukan hasil laga.

“Anak-anak bertarung selama 40 menit dan tidak menyerah, namun kali ini belum cukup. Kami mencatat 20 offensive rebound melawan zona, itu angka yang bagus, tetapi hanya menghasilkan 16 second-chance points. Akurasi field goals kami hanya 35 persen (27/76), di bawah standar dan mereka memaksa kami melakukan tembakan sulit, itulah alasan kami kalah," kata Djordje Jovicic usai laga.

Lebih lanjut, Coach Djordje juga menyinggung mengenai perkembangan dan persiapan dari Giorgi Bezhanishvili. “Kami berharap Giorgi sudah bisa mulai berlari pada hari Senin, dan setelah itu tim medis bersama dokter akan menentukan kapan ia siap kembali turun ke lapangan. Saat ini kami juga masih menunggu perkembangan lebih lanjut,” lanjutnya.

Sementara itu, Pandu Wiguna memberikan pandangan mengenai jalannya pertandingan dan menyoroti tantangan yang dihadapi tim sepanjang laga.

“Dewa United datang dengan persiapan yang lebih matang dan bermain zona selama 40 menit, sementara kami tidak menemukan cara untuk mengatasinya. Mereka juga memiliki dua big man dengan postur besar, sedangkan kami tidak diperkuat Giorgi," ujar Pandu.

Sementara itu, Satria Muda Pertamina Bandung akan kembali menjalani pertandingan selanjutnya dengan menghadapi Hang Tuah Jakarta, di GOR Ciracas pada Jumat, 8 Mei 2026 mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....