Ratusan Petarung Berlaga di Ajang Pasundan Muaythai Championship 2026
- 03 Mei 2026 16:57 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Tasikmalaya – Ratusan petarung dari berbagai camp muaythai se-Priangan Timur berlaga dalam gelaran Pasundan Muaythai Championship 2026, di Area Parkir DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Minggu 3 Mei 2026. Ini merupakan kejuaraan muaythai skala besar yang digelar di Kabupaten Tasikmalaya.
Gelaran ini diikuti mulai dari petarung cilik yang baru mengenal ring, hingga fighter elite sarat pengalaman. Para petarung membawa semangat untuk memenangkan pertandingan.
Ketua Pengcab Muaythai Kabupaten Tasikmalaya, Adi Septian Nugraha, menyebut ajang ini diikuti sekitar 150 atlet dengan 67 partai pertandingan. "Kami menjadikan ajang ini sebagai silaturahmi antar club dan pembinaan atlet masa depan. Anak-anak juga sejak dini diajarkan bela diri ini agar mental dan kepribadiannya teruji," kata Adi.
Kelas yang dipertandingkan sangat beragam, mulai pemula anak-anak, “beginner”, amatir, “elite”, hingga kelas amatir profesional (Ampro) yang diprediksi jadi magnet utama. Sorotan paling panas tertuju pada laga ‘Four Men Tournament dan Four Women Tournament”. Di kelas itu gengsi dipertaruhkan habis-habisan. Piala bergengsi dan uang pembinaan dari sponsor menanti, namun lebih dari itu ada harga diri yang harus dijaga di atas ring.
Adi juga mengatakan, kejuaraan ini juga menjadi bagian dari proses pembinaan berkelanjutan. Pengcab Muaythai Kabupaten Tasikmalaya menargetkan lahirnya atlet-atlet potensial yang bisa menembus level provinsi hingga nasional.
"Kita ingin muaythai Tasikmalaya punya stok atlet berjenjang. Dari usia dini, remaja, sampai elite. Makanya kelasnya kita buka lengkap. Yang penting pembinaan jalan terus," ucap Adi.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemkab Tasikmalaya dan DPRD yang memfasilitasi tempat pertandingan. Menurutnya, kolaborasi dengan pemerintah dan sponsor jadi kunci agar ekosistem muaythai di daerah terus hidup.
Sementara itu, di tengah gelaran kejuaraan itu, salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Arkan, siswa kelas dua SD dari klub Muaythai KCC Singaparna. Meski masih belia, Arkan tampil percaya diri di atas ring.
"Saya ikut olahraga bela diri ini supaya mental saya kuat dan senang aja. Nggak sakit kok karena latihan juga. Alhamdulillah juara dapat medali," ujar Arkan.
Dede, orang tua Arkan mengaku,
sengaja mengenalkan muaythai sejak dini agar anaknya belajar sportivitas dan disiplin.
"Dia sudah senang sama olahraga muaythai. Ya kami selaku orang tua mendukung," kata Dede.
Dede menilai muaythai tidak sekadar soal pukul dan tendang. Ada nilai mental, keberanian, serta respek terhadap lawan yang ditanamkan sejak latihan. Itu yang membuat Ia yakin bela diri asal Thailand ini cocok untuk pembentukan karakter anak.
Kejuaraan Muaythai tersebut juga mendapat perhatian warga. Sepanjang hari, arena Basement Parkir DPRD Singaparna dipenuhi teriakan suporter. Pasundan Muaythai Championship 2026 membuktikan, olahraga bela diri di Tasikmalaya punya masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....