Phinera Wijaya Kembali Pimpin IPSI Jabar Periode 2026–2030

  • 03 Mei 2026 12:56 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Musyawarah Provinsi (Musprov) XII Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Barat menetapkan H. Phinera Wijaya, S.E kembali sebagai Ketua Umum periode 2026–2030. Penetapan dilakukan secara aklamasi dalam agenda yang digelar di Hotel Savoy Homann, Sabtu 2 Mei 2026.

Keputusan tersebut diambil setelah seluruh utusan perguruan dan IPSI kabupaten/kota se-Jawa Barat menyepakati kepemimpinan Phinera Wijaya. Sosok yang akrab disapa Kang Icak itu dinilai sukses membawa prestasi pencak silat Jawa Barat di tingkat nasional maupun internasional.

Sebagai ketua umum terpilih, Phinera Wijaya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia menilai amanah tersebut sebagai tanggung jawab besar untuk mempertahankan prestasi Jawa Barat.

"Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih atas semua dukungan yang telah diberikan. Ini adalah amanah luar biasa, kepercayaan masyarakat Jawa Barat," ujar Kang Icak.

Ia mengakui tantangan ke depan semakin berat, terutama dengan adanya efisiensi dan refocusing anggaran yang berpotensi berdampak pada pembinaan atlet. Meski demikian, pihaknya tetap optimistis pencak silat Jawa Barat mampu mempertahankan tradisi juara.

"Dengan kondisi nasional saat ini, kami tetap optimistis pencak silat Jabar mampu menjaga tradisi juara," ucapnya.

Kang Icak menegaskan tidak ada alasan bagi IPSI Jawa Barat untuk menurunkan prestasi. Menurutnya, posisi Jawa Barat sebagai barometer pencak silat nasional harus tetap dipertahankan melalui kolaborasi seluruh elemen.

"Pada PON XXII NTB/NTT 2028, pencak silat Jabar harus kembali menjadi juara umum atau meraih quatrick," tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa capaian prestasi selama ini merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur, mulai dari atlet, pelatih, hingga pengurus di tingkat daerah. Keberhasilan tersebut, kata dia, tidak lepas dari dukungan masyarakat Jawa Barat.

"Kesuksesan pencak silat ini merupakan keberhasilan bersama seluruh jajaran dan masyarakat Jawa Barat," katanya.

Sementara itu, utusan PB IPSI, Benny G. Sumarsono, mengapresiasi capaian IPSI Jawa Barat selama kepemimpinan Kang Icak. Ia menyebut prestasi hattrick juara umum PON menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan.

"Jabar hattrick juara PON 2016, 2021, dan 2024 merupakan bukti nyata keberhasilan kepemimpinan Kang Icak," ujar Benny.

Menurutnya, IPSI Jawa Barat juga mencatat sejarah dengan pembangunan padepokan pencak silat yang representatif. Fasilitas tersebut dinilai menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia.

"IPSI Jabar menjadi satu-satunya yang memiliki padepokan sendiri selain di TMII," katanya.

Ia pun mengajak seluruh peserta Musprov untuk kembali mendukung kepemimpinan Phinera Wijaya pada periode mendatang. Dukungan tersebut dinilai penting untuk menjaga kesinambungan prestasi.

"Jabar patut bersyukur memiliki Kang Icak sebagai pemimpin yang mampu membawa prestasi," ucapnya.

Di bawah kepemimpinan Phinera Wijaya, IPSI Jawa Barat mencatat sejumlah prestasi penting. Di antaranya menjadi penyumbang atlet nasional terbesar pada ajang Asian Games 2018 serta konsisten meraih medali emas di berbagai kejuaraan internasional.

Selain itu, IPSI Jawa Barat juga berperan dalam pengembangan pencak silat melalui kerja sama dengan institusi militer serta inisiasi berbagai kejuaraan nasional. Upaya tersebut turut diperkuat dengan pembangunan pusat pelatihan di Jatinangor sebagai sarana pembinaan atlet berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....