Bhayangkara Presisi Pastikan Maju ke Final Proliga 2026 Hadapi LavAni

  • 18 Apr 2026 08:54 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Semarang – Juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi memastikan langkah ke partai puncak Grand Final Proliga 2026. Mereka akan menantang Jakarta LavAni Livin' dalam pertandingan bergengsi tersebut.

Kepastian itu diraih usai Bhayangkara Presisi menundukkan Jakarta Garuda Jaya dengan skor telak 3-0 (25-20, 27-25, 25-19) pada lanjutan Final Four di GOR Jatidiri, Jumat malam 17 April 2026.

Dengan hasil ini, Bhayangkara hanya menyisakan satu pertandingan melawan LavAni pada Minggu 19 April 2026 yang sekaligus menjadi penutup putaran kedua Final Four.

Sejak awal laga, Bhayangkara Presisi tampil agresif. Set pertama berlangsung cukup ketat, namun solidnya pertahanan Bhayangkara membuat Garuda Jaya kesulitan menembus, Bhayangkara menutup set pembuka dengan kemenangan 25-20.

Memasuki set kedua, Garuda Jaya tampil lebih berani. Instruksi pelatih Nur Widayanto membuat pertandingan berjalan sengit dengan kejar-mengejar poin hingga deuce di 24-24. Namun, pengalaman Bhayangkara menjadi pembeda hingga akhirnya menang tipis 27-25.

Pada set ketiga, Bhayangkara langsung tancap gas dengan keunggulan 5-0. Mereka akhirnya menutup pertandingan dengan skor 25-19 sekaligus mengunci kemenangan.

Pelatih Bhayangkara Presisi, Reidel Toiran, mengakui pertandingan tidak berjalan mudah, terutama pada set kedua. Namun, ia menilai ketenangan tim menjadi kunci kemenangan.

“Kami sempat mendapat tekanan, tetapi pemain tetap fokus dan menjalankan instruksi dengan baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan lolos ke final merupakan bagian dari target utama tim musim ini. Menjelang laga terakhir Final Four, Toiran berencana melakukan rotasi pemain untuk menjaga kebugaran tim inti.

“Fokus kami adalah final. Pemain muda akan diberi kesempatan tampil agar kondisi pemain utama tetap terjaga,” katanya.

Di kubu lawan, pelatih Garuda Jaya, Nur Widayanto, menyebut kekalahan ini menjadi bahan evaluasi, khususnya dalam hal komunikasi tim. Meski gagal melaju ke final, Garuda Jaya tetap bertekad menutup musim dengan hasil positif.

“Secara fisik pemain siap, tetapi koordinasi di lapangan masih perlu diperbaiki,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....