JPE Tumbang di Laga Pembuka Final Four Proliga 2026

  • 03 Apr 2026 12:53 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Surabaya – Juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro (JPE) harus mengawali langkahnya di Final Four Proliga 2026 dengan hasil kurang memuaskan. Dalam pertandingan seri pertama yang berlangsung di Jawapos Arena, Surabaya, Kamis 2 April 2026 malam, JPE takluk dari Jakarta Electric PLN dengan skor 2-3 (25-15, 22-25, 23-25, 25-21, 11-15).

JPE sejatinya tampil meyakinkan di awal pertandingan. Mengandalkan kekuatan Megawati Hangestri, Wilma Salas, dan Irina Voronkova yang diatur oleh setter Tisya Amallya, tim ini mampu menekan pertahanan lawan sejak set pertama dan menutup set dengan menang telak 25-15.

Namun, memasuki set kedua, permainan mulai berubah. Jakarta Electric PLN bangkit dan menemukan ritme permainan. Dipimpin Agustin Wulandari, serta penampilan efektif dari Neriman Ozsoy dan Kara Bajema, tim ini berhasil menyamakan kedudukan usai menang 25-22.

Pertandingan semakin ketat pada set ketiga. JPE sempat unggul di awal hingga pertengahan set, tetapi Electric PLN mampu membalikkan keadaan. Koordinasi permainan yang solid membuat mereka menutup set ini dengan kemenangan tipis 25-23.

Tak ingin kehilangan poin penuh, JPE bangkit di set keempat. Meski sempat tertinggal di poin krusial, mereka mampu menunjukkan mental bertanding yang kuat, lima poin beruntun di akhir set memastikan kemenangan 25-21 sekaligus memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan.

Pada set kelima, JPE sempat unggul lebih dulu. Namun, konsistensi menjadi kendala. Electric PLN tampil lebih stabil dan efektif, terutama melalui permainan impresif Neriman Ozsoy hingga berbalik unggul dan akhirnya mengunci kemenangan dengan skor 15-11.

Pelatih JPE, Bullent Karsioglu, mengakui timnya banyak melakukan kesalahan sendiri yang berujung pada kekalahan tipis tersebut. Kendati demikian ia juga mengatakan timnya sudah berjuang secara maksimal.

“Kami sudah berusaha bermain maksimal, tetapi terlalu banyak kesalahan yang terjadi,” ujarnya.

Ia menambahkan, evaluasi menyeluruh akan segera dilakukan, termasuk terhadap performa pemain asing baru, Irina Voronkova.

Sementara itu, asisten pelatih Jakarta Electric PLN, Yudianto, menyambut positif hasil ini. Ia bersyukur timnya mampu meraih kemenangan penting di laga pembuka Final Four.

“Meski masih ada kekurangan, kemenangan ini sangat berarti bagi kami untuk menghadapi pertandingan selanjutnya,” katanya.

Salah satu pemain Electric PLN, Afra, mengungkapkan timnya sempat mengalami tekanan di set pertama. Namun, ia menilai rekan-rekannya mampu bangkit dan tampil lebih lepas di set-set berikutnya.

“Di awal kami agak terburu-buru, tapi setelah itu bisa bermain lebih tenang dan akhirnya meraih kemenangan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....