Harapan Juara Padel Hill Series untuk Masa Depan Padel Indonesia Kian Kompetitif

  • 31 Mar 2026 12:11 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Keberhasilan pasangan juara di ajang Padel Hill Series: The Final Crown kategori Women Silver menjadi sorotan tidak hanya dari sisi prestasi, tetapi juga pandangan mereka terhadap perkembangan olahraga padel di Indonesia.

Dua atlet, Dewi Fortuna dan Christin Carolline menyampaikan optimisme sekaligus catatan penting terkait pertumbuhan olahraga ini.

Dalam beberapa tahun terakhir, padel memang mengalami lonjakan popularitas di berbagai kota besar Indonesia. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya lapangan padel yang bermunculan serta meningkatnya minat masyarakat untuk mencoba olahraga raket tersebut. Namun, pertumbuhan fasilitas belum sepenuhnya sejalan dengan peningkatan kualitas kompetisi dan prestasi atlet.

Dewi Fortuna menilai, menjamurnya lapangan padel membawa dua sisi berbeda. Di satu sisi, akses menjadi lebih mudah, tetapi di sisi lain berdampak pada tingkat keterisian lapangan yang tidak lagi setinggi awal kemunculannya.

“Dengan banyaknya lapangan sekarang kelihatannya jadi lebih banyak pilihan ya orang-orang nih untuk main, tapi jadinya banyak jadi agak kosong juga karena mereka pasti akan main ‘ah cari yang dekat saja deh’. Yang dekat rumah, yang dekat kantor," kata Dewi, Selasa, 31 Maret 2026.

"Jadinya volume isinya tidak seperti awal-awal yang selalu tight terus, penuh terus. Susah nyari lapangan. Kalau sekarang kan jadinya okupansinya jadi kelihatan agak menurun karena banyaknya lapangan dan mereka pasti akan cari yang lebih terdekat, yang lebih convenient dari aktivitas mereka masing-masing," sambungnya.

Lebih lanjut, Dewi mengatakan, peningkatan jumlah turnamen menjadi kunci untuk mendorong lahirnya atlet-atlet baru sekaligus menjaga daya saing. Ia menilai kompetisi yang rutin dan menarik akan menjadi motivasi utama bagi pemain untuk terus berkembang.

“Tentunya, semoga Padel Hill ke depannya lebih lagi turnamennya, maksudnya dan hadiahnya juga lebih ditambah lagi. Biar bibit-bibit baru jadi makin semangat anak-anak pada latihan," ujar Dewi yang juga bertugas sebagai wasit tenis ini.

Mereka juga menyoroti pentingnya ekosistem yang seimbang antara fasilitas, kompetisi, dan pembinaan atlet. Menurutnya, tanpa adanya kesinambungan antara ketiga aspek tersebut, perkembangan padel di Indonesia berpotensi stagnan meskipun secara jumlah pemain terus bertambah.

Di sisi lain, kedua atlet juga sepakat komunitas memiliki peran besar dalam menjaga eksistensi padel. Turnamen seperti Padel Hill Series: The Final Crown dinilai mampu menjadi wadah berkumpulnya pemain dari berbagai level, sekaligus ajang unjuk kemampuan yang kompetitif dan inspiratif bagi pemula.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....