NPCI Kota Bandung Matangkan Persiapan Tuan Rumah Peparda VII

  • 17 Mar 2026 08:56 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bandung, Yadi Sofyan, menyatakan pihaknya mulai mempersiapkan berbagai langkah strategis setelah Kota Bandung resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) VII Jawa Barat 2026. Persiapan tersebut dilakukan guna memastikan penyelenggaraan ajang olahraga disabilitas tingkat provinsi itu berjalan sukses.

Menurut Yadi, tahapan awal yang akan dilakukan adalah membentuk panitia besar serta tim koordinasi pelaksana. Struktur kepanitiaan tersebut nantinya akan bertanggung jawab dalam mengawal seluruh proses persiapan hingga pelaksanaan Peparda VII.

Setelah struktur organisasi terbentuk, NPCI Kota Bandung akan melakukan survei terhadap sejumlah venue yang direncanakan menjadi lokasi pertandingan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas olahraga sekaligus menyesuaikan kebutuhan bagi atlet disabilitas.

“Nanti setelah kita bentuk panitia besar dan tim koordinasi lainnya, kita akan survei venue-venue yang akan dipakai. Setelah itu kami juga akan melakukan audiensi dengan Bapak Wali Kota Bandung untuk membahas persiapan Peparda,” ujar Yadi.

Pernyataan tersebut disampaikan Yadi saat menghadiri kegiatan silaturahmi, buka puasa bersama, serta sosialisasi Peparda VII 2026 yang digelar NPCI Kota Bandung pada Senin 16 Maret 2026 di RM Sederhana, Jalan Pasirkaliki, Kota Bandung.

Yadi mengungkapkan, secara ideal penunjukan tuan rumah sebuah ajang olahraga besar seharusnya dilakukan satu hingga dua tahun sebelum pelaksanaan. Dengan waktu yang cukup panjang, penyelenggara dapat menyiapkan berbagai kebutuhan secara lebih matang, termasuk dari sisi penganggaran.

“Kalau idealnya penunjukan tuan rumah itu satu sampai dua tahun sebelumnya. Kalau misalnya ditunjuk sejak pertengahan tahun lalu, mungkin sekarang kita sudah memiliki anggaran yang masuk ke anggaran murni untuk persiapan,” katanya.

Meski waktu persiapan relatif singkat, Yadi mengaku tetap optimistis Kota Bandung mampu menyelenggarakan Peparda dengan baik. Ia menilai sebagian besar fasilitas olahraga di Kota Bandung sudah tersedia sehingga hanya memerlukan penyesuaian dan penyempurnaan.

Selain itu, semangat yang ditunjukkan Pemerintah Kota Bandung juga menjadi motivasi bagi NPCI dalam mempersiapkan ajang tersebut. Menurutnya, dukungan dari Wali Kota Bandung menjadi dorongan besar untuk menyukseskan penyelenggaraan Peparda VII.

“Ada satu hal yang membuat saya sangat semangat, yaitu semangat luar biasa dari Bapak Wali Kota Bandung ketika menerima SK penunjukan tuan rumah Peparda. Beliau sangat antusias untuk menyukseskan ajang ini,” tuturnya.

Di sisi lain, NPCI Kota Bandung juga mulai mempersiapkan kekuatan kontingen atlet yang akan berlaga pada Peparda VII. Jumlah atlet yang diproyeksikan memperkuat Kota Bandung meningkat dibandingkan dengan edisi sebelumnya.

“Pada Peparda sebelumnya kita menurunkan sekitar 210 atlet, sedangkan sekarang jumlahnya diperkirakan mencapai 250 atlet. Ini menunjukkan bahwa potensi atlet disabilitas di Kota Bandung terus berkembang,”tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....