Persaingan Ketat! Empat Tim Putri Berebut Tiket Final Four Proliga
- 19 Feb 2026 10:52 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bogor - Persaingan menuju babak final four kompetisi Proliga 2026 sektor putri kian memanas. Memasuki seri keempat dan kelima putaran kedua yang digelar di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, empat tim masih berpeluang mengamankan dua tiket tersisa ke final four.
Keempat tim tersebut yakni Jakarta Electric PLN Mobile, Jakarta Livin’ Mandiri, Jakarta Popsivo Polwan, dan Bandung bjb Tandamata. Mereka akan bersaing untuk menyusul dua tim yang telah lebih dulu memastikan tempat di final four, yaitu juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro serta Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.
Seri keempat dijadwalkan berlangsung pada 19–22 Februari 2026, sedangkan seri kelima sebagai penutup babak reguler digelar pada 26 Februari hingga 1 Maret 2026. Seluruh pertandingan dilaksanakan di satu tempat yaitu di Sentul.
Laga pembuka seri keempat mempertemukan Jakarta Popsivo Polwan kontra Bandung bjb Tandamata, Kamis 19 Februari 2026. Dalam seri ini, setiap harinya hanya akan digelar satu pertandingan.
Pelatih Bandung bjb Tandamata, Risco Herlambang, menilai dua laga tersisa di Sentul sangat menentukan langkah timnya. Risco menyebut pertandingan melawan Popsivo sangat krusial namun ia enggan berpikir soal final four terlebih dahulu sebelum memenangkan laga.
“Bagi bjb dua pertandingan di Sentul itu sangat penting. Saya tidak lagi berpikir lolos final four dulu. Menang dua pertandingan saja dulu, baru berpikir final four,” ujar Risco saat dihubungi, Rabu (18/2/2026).
Selain menghadapi Popsivo, Bandung bjb juga akan melawan Jakarta Livin’ Mandiri pada Minggu 22 Februari 2026, yang menjadi laga terakhir mereka di babak reguler. Saat ini, Bandung bjb berada di posisi keenam klasemen sementara dengan empat kemenangan dari sepuluh pertandingan.
Sementara itu, Livin’ Mandiri dan Popsivo Polwan menempati peringkat keempat dan kelima dengan masing-masing mengoleksi lima kemenangan dari sepuluh laga. Risco juga mengatakan, bukan hanya timnya yang berada dalam tekanan untuk lolos ke final four, tapi juga tim lainnya.
“Bagi empat tim termasuk Electric PLN laga di Sentul ini adalah laga hidup mati. Tidak ada jalan lain kita harus meraih dua kemenangan,” katanya menambahkan.
Sementara itu, Wakil Direktur Proliga, Reginald Nelwan, menyampaikan dua seri penutup digelar pada bulan Ramadan karena padatnya jadwal kompetisi.
“Ini kita laksanakan Bulan Ramadhan agar bisa selesai di bulan Februari dan awal Maret ini. Sehingga nantinya final four bisa digelar di bulan April,” ujar Regi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....