Epriyanto Siapkan Visi Baru Perbasi Jabar

  • 11 Feb 2026 13:04 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Pasca mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Umum Perbasi Jawa Barat pada 10 Februari 2026, Epriyanto Kasmuri langsung bergerak cepat. Ia mulai menyusun program kerja serta visi-misi untuk periode 2026–2030 apabila kembali dipercaya memimpin organisasi bola basket di Jawa Barat.

Epriyanto menyadari masih terdapat sejumlah program yang perlu disempurnakan dari masa kepemimpinannya periode 2021–2025. Meski demikian, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk melihat capaian dan proses panjang yang telah dilalui bersama.

Ia mengungkapkan, saat terpilih secara aklamasi pada 2021, kondisi organisasi tidak berada dalam situasi ideal. Bahkan, hanya 10 hari setelah terpilih, ia harus langsung menghadapi agenda babak kualifikasi yang krusial.

“Saya menerima organisasi PERBASI saat itu dalam kondisi minus, bahkan belum sampai nol. Tetapi sebagai bentuk komitmen dan keseriusan, saya tetap menjalankan babak kualifikasi tersebut dengan baik dan sukses,” ujarnya.Rabu 11 Februari 2026.

Baca Juga: Epriyanto Kasmuri Daftar Ketua Perbasi Jabar 2026–2030

Perjalanan tersebut berlanjut hingga ajang PON 2024 di Aceh dan Sumatera Utara. Dibandingkan PON Papua 2021 yang belum menghasilkan medali bagi Jawa Barat, pada PON 2024 kontingen basket Jabar mampu membawa pulang tiga medali sebagai bentuk peningkatan prestasi.

Dari sisi tata kelola organisasi, Epriyanto menegaskan bahwa pembenahan administrasi dan keuangan menjadi perhatian utama selama masa jabatannya. “Organisasi itu fondasinya adalah transparansi dan kekuatan keorganisasian,” tuturnya.

Dalam proses pencalonan kali ini, Epriyanto juga memenuhi seluruh persyaratan tim penjaringan, termasuk biaya pendaftaran sebesar Rp150 juta. Dengan nada ringan ia menyampaikan, “Itu uang Rp150 juta kalau buat daftar anak sekolah sudah dapat sekolah internasional. 

Ini malah untuk daftar jadi ketua, yang belum tentu menang juga.”Meski berseloroh, ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pembinaan berkelanjutan, memperkuat dukungan akademik, serta menyediakan jaminan kesehatan dan asuransi bagi atlet. “Ke depan, kita tidak hanya bicara prestasi, tetapi juga masa depan atlet. Pendidikan mereka harus terjamin, kesehatan mereka harus terlindungi. Itu bagian dari tanggung jawab organisasi,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....