PESTI Jabar Gelar Kejurda Soft Tenis Bulan Februari
- 15 Jan 2026 17:13 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Soft Tennis Indonesia (PESTI) Jawa Barat dipastikan akan menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Soft Tenis pada Februari 2026. Kejuaraan ini menjadi agenda penting Pengprov PESTI Jabar dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus pembinaan atlet di tingkat daerah.
Wakil Ketua II Pengprov PESTI Jawa Barat, Uus Suyana, mengatakan Kejurda tersebut merupakan hasil keputusan rapat pengurus. Rencananya, kejuaraan akan dilaksanakan di Kota Bandung pada 10 hingga 13 Februari 2026.
“Sesuai hasil rapat, Kejurda Soft Tenis akan kami laksanakan di Bandung pada 10 sampai 13 Februari bulan depan,” ujar
Baca Juga: PGSI Jabar Siapkan Program Berjenjang Menuju PON
Uus, Kamis 15 Januari 2026.
Uus menyebutkan, Kejurda ini diperkirakan akan diikuti oleh sekitar sembilan hingga sepuluh Pengurus Kabupaten dan Pengurus Kota (Pengkab/Pengkot) PESTI se-Jawa Barat. Jumlah peserta yang ambil bagian diperkirakan mencapai sekitar 70 atlet.
“Kemungkinan Kejurda akan diikuti sembilan sampai sepuluh Pengkab dan Pengkot PESTI yang ada di Jawa Barat,” katanya.
Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Pengembangan Prestasi Olahraga Dispora Jabar itu menegaskan, Kejurda ini bukan merupakan pengganti Babak Kualifikasi (BK) Porprov XIV Jawa Barat. Ia menjelaskan, BK Soft Tenis tidak dapat dilaksanakan sehingga Kejurda menjadi langkah strategis Pengprov dalam menjaga ritme pembinaan.
“Ini bukan pengganti BK Porprov. Karena BK Soft Tenis tidak dapat dilaksanakan, maka Kejurda menjadi upaya Pengprov PESTI untuk konsolidasi anggota,” jelas Uus.
Selain itu, Kejurda juga dijadikan sebagai ajang untuk mengukur kesiapan Soft Tenis Jawa Barat menjelang Porprov Jawa Barat 2026. Melalui kejuaraan ini, Pengprov berharap dapat melihat peta kekuatan daerah sekaligus perkembangan atlet binaan.
“Sekaligus sebagai ajang melihat kesiapan Soft Tenis Jabar untuk mengikuti Porprov tahun 2026,” tambahnya.
Uus memaparkan, Kejurda Soft Tenis akan mempertandingkan tujuh nomor pertandingan yang seluruhnya merupakan nomor perorangan. Ia juga mendorong agar atlet yang mengikuti Kejurda merupakan atlet yang telah terdaftar dalam portal resmi pembinaan olahraga Jawa Barat.
“Peserta Kejurda sebaiknya atlet yang sudah terinput di portal ‘jabaristimewa’. Untuk atlet level nasional dan internasional, kami rencanakan tampil di acara pembukaan sebagai tontonan dan tuntunan. Kejurda ini hanya mempertandingkan nomor perorangan,” bebernya.
Kejurda Soft Tenis 2026 ini juga memiliki nilai historis tersendiri. Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Pengprov PESTI Jabar, Andy K.R. Garna, yang belum genap tiga bulan menjabat, kejuaraan ini menjadi Kejurda resmi pertama cabang olahraga soft tenis yang digelar oleh Pengprov PESTI Jawa Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....