Kejurprov Karate KKI Jabar Digelar Awal 2026

  • 12 Jan 2026 19:39 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Karate Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) Jawa Barat Open Tournament FORKI se-Purwakarta 2026 resmi digelar di GOR Purnawarman, Kabupaten Purwakarta, pada 10–11 Januari 2026. Kejuaraan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus evaluasi prestasi atlet karate di Jawa Barat dengan mengusung tema “Spirit Karate-Do, Spirit of Champions”.

Sebanyak 600 atlet karate dari 22 cabang KKI kabupaten dan kota se-Jawa Barat ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme yang besar dari daerah serta menegaskan soliditas keluarga besar KKI Jawa Barat dalam membangun prestasi karate secara berkelanjutan.

Ketua Pengprov KKI Jawa Barat, Asep Dedi Setiawan yang akrab disapa Bang Ucok, menegaskan bahwa pelaksanaan Kejurprov ini merupakan amanat organisasi yang harus dijalankan.

“Kejurprov ini adalah amanat Rakerda KKI Jawa Barat 2024 yang wajib kami laksanakan. Tahun 2025 kami sudah menggelar Kejurprov pertama di Disjas Kota Cimahi, dan tahun 2026 ini kembali kami laksanakan di awal tahun,” ujar Asep Dedi.Minggu 11 Januari 2026.

Baca juga:ITN Open IX 2026 Siap Digelar Februari

Ia menjelaskan, penunjukan tuan rumah Kejurprov dilakukan secara terbuka tanpa adanya intervensi dari Pengprov. Seluruh kabupaten dan kota memiliki kesempatan yang sama untuk mengajukan diri sebagai penyelenggara kejuaraan.

“KKI Jawa Barat tidak melakukan intimidasi atau intervensi. Kami menawarkan kepada kabupaten dan kota yang siap melaksanakan, dan Alhamdulillah tahun ini Purwakarta yang mengambil kesempatan tersebut,” katanya.

Terkait partisipasi daerah, Asep Dedi mengaku bersyukur atas respons positif seluruh cabang. Menurutnya, keterlibatan semua daerah menjadi bukti nyata kekompakan organisasi. “Kami memiliki 22 cabang kabupaten dan kota, dan semuanya mengirimkan perwakilan. Ini membuktikan KKI Jawa Barat benar-benar kompak dan bersatu,” ucapnya.

Lebih lanjut, Asep Dedi menekankan pentingnya keseimbangan antara ujian kenaikan sabuk dan kejuaraan dalam sistem pembinaan karateka KKI. Ia menilai kedua aspek tersebut memiliki peran yang sama penting. “Ujian itu esensinya keilmuan, sedangkan bertanding adalah prestasi. Keduanya harus berjalan seimbang,” jelasnya.

Menurutnya, prestasi atlet dari kejuaraan memiliki nilai strategis bagi masa depan karateka, baik untuk jalur pendidikan maupun karier olahraga prestasi. “Prestasi ini penting untuk masa depan atlet, baik untuk pendidikan maupun jalur prestasi lainnya,” tambah Asep Dedi.

Menatap Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung pada akhir 2026, KKI Jawa Barat memastikan telah menyiapkan 22 atlet terbaik untuk terlibat. Selain itu, satu atlet KKI Jawa Barat, Renald, juga saat ini tergabung dalam Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Karate Indonesia sebagai bagian dari pembinaan menuju level nasional dan internasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....