NPCI Bandung Juara Umum Kejurda Jabar 2025

  • 09 Des 2025 21:48 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung: National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bandung berhasil tampil sebagai juara umum pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) NPCI Jabar 2025 yang digelar pada 8–9 Desember 2025 di SPOrT Arcamanik, Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung. Prestasi ini diraih berkat kerja keras seluruh atlet, pelatih, dan tim pendukung yang telah melakukan persiapan panjang menghadapi kejuaraan tersebut.

Kontingen NPCI Kota Bandung yang menurunkan 129 atlet pada enam cabang olahraga menunjukkan performa dominan dengan mengoleksi 41 medali emas, 33 perak, dan 23 perunggu. Peringkat kedua ditempati Kabupaten Bogor dengan 33 emas, 18 perak, dan 17 perunggu, disusul Kabupaten Indramayu di posisi ketiga dengan 20 emas, 10 perak, dan 5 perunggu. “Hasil ini menunjukkan komitmen kami dalam pembinaan atlet di berbagai cabang olahraga,” ujar Sekretaris Umum NPCI Kota Bandung, Djumono, Selasa (9/12/2025).

Djumono, mewakili Ketua Umum NPCI Kota Bandung, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan kontingen Bandung dalam meraih gelar juara umum. Menurutnya, Kejurda menjadi ajang penting untuk memetakan kekuatan atlet sekaligus melihat perkembangan pembinaan selama mengikuti pelatihan cabang (pelatcab).

"Kejurda menjadi parameter untuk mengukur kemampuan yang selama ini telah dibina, termasuk evaluasi bagi atlet muka baru,” tuturnya di Sekretariat NPCI Kota Bandung, Komplek GOR Pajajaran.

Ia juga menjelaskan bahwa beberapa atlet senior NPCI Bandung saat ini tengah bergabung dengan pelatnas sehingga tidak seluruh kekuatan utama diturunkan pada Kejurda. Meski demikian, atlet-atlet muda mampu menunjukkan performa menjanjikan.

“Kami bangga atlet muda bisa tampil cukup baik meski sebagian senior sedang berada di pelatnas,” imbuhnya.

Baca juga : NPCI Kota Bandung Syukuri Gelar Juara Umum Kejurda

Meski meraih hasil gemilang, Djumono menegaskan bahwa Kejurda bukan barometer utama untuk menilai kesiapan menuju Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) 2026. Hal ini karena Kejurda hanya mempertandingkan enam cabang olahraga, jumlah yang jauh lebih sedikit dibanding Peparda. “Hasil Kejurda belum menggambarkan kekuatan penuh, namun menjadi tahap awal bagi panitia NPCI Jabar untuk mempersiapkan Peparda 2026,” jelasnya.

Djumono juga mengungkapkan bahwa cabang olahraga renang menjadi penyumbang medali terbanyak untuk kontingen NPCI Bandung, disusul tenis meja dan catur. Namun, tidak semua cabor berjalan sesuai harapan. “Di cabor bochia kita hanya mendapatkan medali perak, ini menjadi bahan evaluasi agar ke depan bisa lebih baik,” katanya.

Melalui Djumono, Ketua Umum NPCI Kota Bandung, Yadi Sofyan, menyampaikan pesan khusus kepada para atlet agar menjadikan Kejurda sebagai batu loncatan menuju Peparda 2026. Dengan jumlah cabor dan atlet yang akan bertambah, NPCI Bandung optimistis meraih hasil lebih besar pada ajang tersebut. “Kejurda ini persiapan menuju Peparda. Kami optimis raihan prestasi bisa lebih baik lagi,” ujar Yadi dalam pesannya.

Sebagai penutup, Djumono menekankan pentingnya kesiapan mental, fisik, dan disiplin latihan bagi seluruh atlet NPCI Bandung menjelang Peparda 2026. Ia memastikan pengurus akan memberikan dukungan penuh agar target prestasi dapat tercapai. “Teman-teman atlet diharapkan mempersiapkan diri sebaik mungkin, dan kami dari pengurus akan memenuhi kebutuhan mereka. Kolaborasi ini kami yakini akan mewujudkan hasil terbaik di Peparda nanti,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....