Atlet NPCI Kota Bandung Siap Tempur Kejurda
- 05 Des 2025 17:00 WIB
- Bandung
KBRN, Bandung: Sebanyak 129 atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bandung dipastikan siap ambil bagian dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) NPCI Jawa Barat 2025. Ajang tersebut akan mempertandingkan enam cabang olahraga dan dijadwalkan berlangsung di SPOrT Arcamanik, Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung, pada 8–9 Desember 2025.
Total kontingen NPCI Kota Bandung yang diberangkatkan pada ajang ini mencapai 200 orang setelah ditambah pelatih dan ofisial. Jumlah tersebut menjadi yang terbesar dibandingkan dengan kontingen daerah lain yang turut ambil bagian pada Kejurda NPCI Jabar 2025.
Enam cabang olahraga yang diikuti NPCI Kota Bandung meliputi atletik, renang, bulutangkis, tenis meja, boccia, dan catur. Seluruh cabang yang dipertandingkan pada Kejurda kali ini diikuti secara penuh oleh kontingen NPCI Kota Bandung.
Baca juga:Soal Status Wiliam Marcilio, Bojan Hodak: Semoga Beruntung
Ketua Umum NPCI Kota Bandung, Yadi Sofyan, mengatakan seluruh persiapan telah dilakukan secara matang, baik dari sisi atlet maupun kebutuhan pendukung lainnya. “Menghadapi Kejurda, kami menyiapkan segala sesuatunya mulai dari akomodasi hingga transportasi. Kami ikut di semua enam cabor yang dipertandingkan dan kontingen kami adalah yang terbesar dibanding daerah lainnya,” ujar Yadi usai rapat koordinasi di Sekretariat NPCI Kota Bandung, Kompleks GOR Pajajaran, Jumat (5/12/2025).
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Umum NPCI Kota Bandung Dadan Nuryana, Wakil Bendahara Umum Komarudin, Sekretaris Umum Djumono, serta Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Cepi Gunawan. Rakor digelar untuk memastikan kesiapan teknis seluruh cabang olahraga yang akan berlaga.
Yadi menegaskan bahwa dalam Kejurda kali ini NPCI Kota Bandung tidak memasang target khusus dalam perolehan medali. Ia menyebut ajang ini lebih difokuskan sebagai sarana uji coba atau try out bagi atlet hasil pembinaan selama satu tahun terakhir. “Tidak ada target khusus, Kejurda ini murni sebagai ajang evaluasi hasil pembinaan kami selama setahun,” tegasnya.
Menurut Yadi, Kejurda menjadi tolok ukur untuk melihat sejauh mana perkembangan para atlet sebelum menghadapi Pekan Paralympic Daerah (Peparda) tahun depan. “Bagi kami, Kejurda ini menjadi gambaran kekuatan NPCI Kota Bandung dalam menyongsong Peparda. Ini momentum untuk mengukur kesiapan atlet kami,” katanya.
Yadi juga memastikan bahwa atlet NPCI Kota Bandung yang saat ini menghuni pemusatan latihan nasional (Pelatnas) tidak diturunkan pada Kejurda ini. Meski demikian, ia tetap berharap para atlet yang tampil bisa menunjukkan performa maksimal. “Walaupun tanpa atlet Pelatnas, saya berharap anak-anak tetap tampil maksimal dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” pungkas Yadi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....