Pengprov Muaythai Jabar Bentuk Tim Medis Profesional

  • 03 Des 2025 13:27 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung: Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Pengprov Muaythai Jawa Barat, Dewi Kandiati Paramesty Tine Yowargana, resmi menunjuk Anggota Kehormatan Bidang Kesehatan sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas pembinaan atlet. Ia menegaskan bahwa sektor kesehatan menjadi fondasi penting dalam pengembangan cabang olahraga Muaythai. “Kami menunjuk Anggota Kehormatan Bidang Kesehatan untuk memperkuat struktur pembinaan,” ujarnya Rabu (3/12/2025).

Tine menyampaikan bahwa penunjukan tersebut dilakukan bersama dr. Maxi, yang selama ini aktif mendukung Muaythai Jawa Barat. Menurutnya, kehadiran tenaga ahli di bidang kesehatan akan memberikan dampak besar terhadap profesionalisme dan kualitas pendampingan atlet. “Bersama dr. Maxi, kami ingin memastikan atlet mendapat pendampingan kesehatan terbaik,” katanya.

Ia menuturkan bahwa Pengprov Muaythai Jabar kini tengah membentuk tim medis khusus yang akan bekerja secara terstruktur. Tim tersebut, lanjutnya, memiliki tugas utama meriset dan menganalisis kondisi kesehatan atlet secara menyeluruh. “Penelitian kondisi atlet penting agar pembinaan dilakukan berbasis data,” jelas Tine.

Selain riset kesehatan, tim medis juga disiapkan untuk membentuk unit dokter dan paramedis pertandingan. Unit ini akan bertugas memastikan pertandingan berjalan aman, terkendali, dan sesuai standar kesehatan olahraga. “Kami siapkan dokter dan paramedis pertandingan yang kompeten,” tegasnya.

Baca juga:Pengprov Muaythai Jabar Fokus Tingkatkan SDM Berkualitas

Perawatan atlet setelah pertandingan juga menjadi perhatian utama. Tine menjelaskan bahwa tim medis akan menangani pemulihan pascalaga untuk menghindari cedera berkepanjangan yang dapat menghambat karier atlet. “Perawatan pos pertandingan adalah bagian krusial dalam menjaga keberlanjutan performa atlet,” ucapnya.

Tidak hanya itu, pemenuhan nutrisi dan gizi atlet pun menjadi fokus pembinaan. Dengan standar konsumsi yang tepat, atlet diharapkan memiliki stamina dan daya tahan optimal selama menjalani latihan intensif maupun kompetisi. “Nutrisi dan gizi yang tepat adalah kunci performa maksimal,” tambah Tine.

Tine menegaskan bahwa rangkaian upaya ini dilakukan agar kondisi kesehatan atlet tetap stabil sepanjang musim pertandingan. Menurutnya, performa atlet tidak hanya ditentukan latihan fisik, tetapi juga kesehatan yang dikelola secara profesional. “Kami ingin memastikan atlet selalu dalam kondisi prima,” ujarnya.

Di akhir penjelasannya, Tine menyatakan harapannya agar pembentukan tim medis ini menjadi langkah maju bagi Muaythai Jawa Barat. “Ini komitmen kami untuk membangun muaythai lebih profesional dan berdaya saing tinggi,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....