Petarung BFC Yudi Cahyadi Rebut Sabuk One Pride
- 16 Jun 2025 18:18 WIB
- Bandung
KBRN,Bandung: Petarung andalan Bandung Fighting Club (BFC), Yudi Cahyadi, sukses meraih sabuk juara nasional interim kelas bulu (Featherweight 66 Kg) dalam ajang One Pride Mixed Martial Arts (MMA) ke-87. Ajang itu digelar di C-Tra Arena, Jalan Cikutra, Bandung, Sabtu malam (14/6/2025).
Dalam pertarungan puncak, Yudi tampil impresif dan mencetak kemenangan technical knock out (TKO) di ronde pertama atas lawannya asal Sumatera Utara, Lamhot Tambunan. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang rekor Yudi menjadi enam kemenangan dan satu kekalahan di kelas bulu, serta mengukuhkannya sebagai salah satu petarung papan atas nasional.
Tak hanya mencatat prestasi pribadi, Yudi juga menyusul jejak dua rekannya sesama petarung BFC, yaitu Gugun Gusman, juara kelas bantam 61 Kg dan best fighter peraih sabuk abadi, serta Dede Dina, petarung putri pertama BFC yang sukses menggenggam sabuk juara kelas strawweight 52 Kg setelah mengalahkan Rishella Oska dari Shen Long Kungfu di seri sebelumnya.
Para petarung BFC bukan hanya berjaya di level nasional. Mereka juga dikenal sebagai atlet andalan Jawa Barat dan telah menyumbangkan medali emas di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON), serta kerap tampil di kejuaraan internasional.
Edwin Senjaya, pendiri dan pelatih utama BFC, mengaku bangga atas pencapaian para anak didiknya, terutama kemenangan Yudi yang diraih secara cepat dan dominan.
“Alhamdulillah, Yudi berhasil menang TKO di ronde pertama lewat tendangan terarah. Ini prestasi luar biasa dan menjadikan BFC sebagai satu-satunya klub dengan tiga pemegang sabuk juara nasional aktif secara bersamaan,” ujar Edwin, Senin (16/6/2025).
Edwin juga mengungkapkan bahwa potensi BFC masih belum habis. Dua petarung lain, Ade Lesmana (kelas atom 48 Kg) dan Iman Lesmana (kelas welterweight 77 Kg), dipersiapkan untuk meraih sabuk juara nasional berikutnya.
Selain fokus mengorbitkan petarung ke pentas nasional dan internasional, BFC juga akan kembali menggelar kejuaraan tarung bebas dan silat bebas bertajuk Duel XIII. Turnamen ini dijadwalkan berlangsung akhir Agustus 2025 di GOR Saparua, Bandung, dan menjadi ajang penjaringan serta unjuk kemampuan para petarung lokal dari berbagai daerah.
“Kami terus berkomitmen mencetak atlet berprestasi dan memperluas ekosistem MMA di Indonesia. Turnamen Duel XIII akan menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan,” ucap Edwin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....