Evita: Pendidikan Vokasi di Kawasan Industri Jadi Kunci Serap Tenaga Kerja Lokal
- 02 Okt 2026 18:52 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Komisi VII DPR RI mendorong kawasan industri memiliki fasilitas pendidikan dan pelatihan vokasi untuk menyiapkan tenaga kerja sesuai kebutuhan industri. Hal itu disampaikan Wakil Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, saat kunjungan kerja ke Greenland International Industrial Center (GIIC) Deltamas, Kabupaten Bekasi, Jumat 2 Oktober 2026.
Evita mengatakan, keberadaan pendidikan vokasi penting karena perkembangan teknologi industri membuat perusahaan membutuhkan tenaga kerja dengan keterampilan khusus. Menurutnya agar banyak tenaga kerja lokal yang terserap dan selaras dengan kebutuhan industri, diperlukan peningkatan kemampuan melalui pendidikan vokasi.
Menurutnya, GIIC dapat menjadi salah satu contoh karena telah menjalankan pendidikan vokasi di dalam kawasan industri. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar sesuai dengan kebutuhan para tenant.
"Ini untuk meningkatkan SDM-SDM, kualitas SDM daripada pekerja pabrik kita. Karena di sini kan banyak teknologi, dan itu memiliki skill-skill khusus, jadi SDMnya juga harus dilatih," ujar Evita, Jumat 2 Oktober 2026.
Ia menjelaskan, pengelola kawasan juga bekerja sama dengan tenant dalam menyiapkan tenaga pengajar. Salah satu bentuknya melalui program training of trainer atau pelatihan bagi calon pengajar.
Evita menilai pola tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kawasan Industri. Menurutnya, kawasan industri ke depan tidak hanya menyediakan tempat bagi perusahaan beroperasi, tetapi juga memiliki fasilitas untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja.
Selain itu, pendidikan vokasi di kawasan industri juga dinilai mampu membangun ekosistem masyarakat di sekitar kawasan. Pendidikan vokasi tersebut menurutnya berkaitan erat dengan rencana memprioritaskan masyarakat sekitar sebagai tenaga kerja di kawasan industri.
Evita mengatakan, masyarakat sekitar seharusnya mendapat kesempatan terlebih dahulu untuk bekerja. Namun, hal itu perlu diikuti dengan pendidikan dan pelatihan agar mereka memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
"Berarti masyarakatnya juga harus didorong untuk bisa memenuhi. Didorong dan yang tidak memiliki keterampilan kan pendidikannya disiapkan, bisa dilatih," katanya.
Komisi VII DPR RI saat ini tengah mengumpulkan berbagai persoalan dari kawasan industri sebagai bahan pembahasan RUU Kawasan Industri. Salah satu masukan yang menjadi perhatian adalah bagaimana kawasan industri dapat memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat di sekitarnya.
Kunjungan ke GIIC menjadi bagian dari penjaringan aspirasi Komisi VII DPR RI dalam penyusunan regulasi tersebut. Evita beserta anggota Komisi VII DPR RI yang lainnya berkomitmen untuk membahas dan menyusun regulasi ini sebaik mungkin demi kepentingan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....